Senin 17 Agustus 2020, 15:49 WIB

SRC Bantu Toko Kelontong Indonesia untuk Maju dan Berkembang

mediaindonesia.com | Ekonomi
SRC Bantu Toko Kelontong Indonesia untuk Maju dan Berkembang

DOK SRC

 

Mewujudkan ekonomi kerakyatan yang inklusif, PT SRC IS membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia untuk maju dan berkembang mengikuti perubahan zaman.

Saat ini sudah ada lebih dari 120.000 toko kelontong yang bergabung di bawah bimbingan SRC. Melalui edukasi pendampingan usaha yang berkelanjutan, toko kelontong SRC jadi mampu berkembang dan bertahan di tengah gempuran pertumbuhan toko retail modern dan era ‘Adaptasi Kebiasaan Baru’ ini.

Direktur PT SRC IS Henny Susanto menyampaikan, tujuan dari dibentuknya SRC ini memang untuk meningkatkan daya saing toko kelontong yang merupakan bagian dari UMKM Indonesia melalui pendampingan usaha yang berkelanjutan.

"Misalnya seperti memberikan edukasi dan tata cara toko memajang produk, kebersihan toko hingga membantu toko untuk mengelola stok barang," ungkap Henny dalam tayangan Kick Andy belum lama ini.

Menurut Henny, SRC berawal dari kekhawatiran para pemilik toko kelontong yang saat ini yang khawatir tidak bisa bertahan di tengah kehadiran toko retail modern. Pihaknya memberikan edukasi dan pembinaan toko agar toko kelontong tradisional bisa berubah menjadi Toko Kelontong Masa Kini melalui program pembinaan SRC.

"Edukasi dan pembinaan dimulai dari mindset pemilik tokonya terlebih dahulu yang harus diubah." kata dia.

Henny mengatakan, pembinaan SRC yang berkelanjutan mulai dari desain toko, tata letak produk, hingga pengisian stok pun akan didampingi.

SRC juga membantu dari segi digitalisasi, di mana SRC menyediakan aplikasi AYO SRC yang membantu memudahkan pemilik toko kelontong untuk berbelanja stok barang secara digital.

Para pemilik toko tidak perlu lagi antre di agen untuk membeli persediaan stok barang. "Jadi mereka tidak perlu kehilangan 1 hari untuk menutup toko, karena kalau ke agen, antri berjam-jam tentunya toko harus tutup dan berdampak ke omset," jelas dia.

Tri Mulyani, salah satu anggota binaan SRC mengaku sangat terbantu dalam hal pengembangan usahanya saat ini. Sebagai pemilik toko kelontong, saat ini Ia mengakui tokonya jadi maju dan berkembang serta mampu bertahan di era ‘Adaptasi Kebiasaan Baru’ dan bersaing dengan toko retail modern lainnya.

"Jujur, awalnya saya belum punya pengetahuan bagaimana cara menyusun barang, mengelola toko dan sebagainya, tetapi karena bimbingan SRC, sekarang saya sudah memiliki empat toko kelontong dan tujuh orang karyawan," kata dia.

Untuk itu, Ia pun mengimbau agar para pemilik toko kelontong lainnya untuk mau berubah dan maju bersama dengan bergabung menjadi toko binaan SRC, mulai dari hari ini.

"Jangan ada kata esok, lusa atau nanti, ayo kita mulai berubah dan berbenah hari ini untuk masa depan yang lebih baik" tandas dia. (Gan)

Baca Juga

Dok Xiaomi

Xiaomi Masuk Daftar Hitam AS

👤Fetri Wuryasti 🕔Senin 18 Januari 2021, 11:20 WIB
Perusahaan Tiongkok Xiaomi pada akhirnya harus masuk ke dalam daftar hitam perusahaan yang di blacklist oleh AS diduga terkait militer...
Antara

Ekonomi Kreatif Sumbang PDB hingga Rp1.100 T

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 18 Januari 2021, 11:06 WIB
Data Focus Economy Outlook 2020 menyebutkan ekonomi kreatif menyumbang sebesar Rp1.100 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)...
Antara

56 PMA dan PMDN Kerja Sama dengan 196 UMKM

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 18 Januari 2021, 10:57 WIB
Sebanyak 56 perusahaan besar dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melakukan kolaborasi bersama 196 UMKM...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya