Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pos Indonesia mencetak kenaikan pengiriman barang dalam beberapa bulan terakhir pada masa pandemi covid-19, didorong pergeseran pola belanja konsumen untuk barang konsumsi berupa makanan siap saji.
Direktur Komersial PT Pos Indonesia, Charles Sitorus, menjelaskan, secara keseluruhan terjadi peningkatan jumlah pengiriman barang sebesar 34 persen untuk distribusi intracity (dalam kota) naik hingga 34 persen.
Pengiriman produk dari e-commerce juga meningkat hingga 42 persen. Secara nilai (shipment value) dari e-commerce juga mengalami kenaikan sampai 58 persen.
"Ada kebiasaan baru di pola belanja konsumen di Indonesia. Dari dulunya yang banyak pengiriman untuk barang di sektor fashion, kosmetik, sekarang lebih ke pangan," kata Charles Sitorus, melalui diskusi daring, Selasa (14/7).
Pengiriman bahan pangan, menurut dia, dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup menyusul aktivitas sehari-hari yang saat ini hampir seluruhnya dilakukan secara digital dan daring.
"Pandemi ini mengubah semuanya, mulai dari kesehatan, aktivitas, dan lain-lain. Ini yang menjadikan konsumen mengubah pola hidupnya, termasuk berbelanja (bahan pangan secara daring)," ujar Charles.
Selain dukungan e-commerce, Charles menyebutkan, kenaikan juga didukung berbagai kemudahan layanan pembayaran yang ditawarkan.
Bagi konsumen yang masih awam dengan pembayaran digital, transaksi dapat dilakukan secara COD (cash on delivery), dimana transaksi tunainya bisa dilakukan langsung antara konsumen dan kurir.
"(Volume perdagangan via COD) peningkatannya terasa sekali. Kalau dilihat dari nilainya, naik 42 persen untuk jumlah item-nya," kata dia.
"Masyarakat membutuhkan layanan karena mereka di rumah, dengan akses internet yang tersebar luas, dan dipakai oleh semua kalangan di rumah," ujar Charles menambahkan.
Agar dapat bersaing sehat dengan kompetitor lainnya, Charles mengatakan pihaknya terus berbenah untuk mempermudah akses masyarakat di sektor pengiriman barang atau logistik. Salah satunya melalui aplikasi QPosinAja.
"Cukup download QPosinAja. Pemilihan layanan COD dan pickup barang gratis juga bisa lewat sana. Ada juga layanan satu hari sampai 'Q9' dan 'QComm' untuk pengiriman seluruh Jawa hanya selama dua hari," pungkasnya. (OL-12)
Memilih handuk berkualitas adalah langkah penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit.
Di tengah perkembangan era digital, ancaman keamanan juga turut meningkat, salah satunya ialah modus penipuan yang menyasar pengguna jasa pengiriman.
Dalam era belanja online yang semakin berkembang, metode pembayaran juga semakin beragam.
Pilihan fitur pengiriman ini, diharapkan dapat membantu para pelaku bisnis terutama UMKM untuk mendapatkan layanan pengiriman yang sesuai kebutuhan mereka.
Persaingan ini tidak hanya mengubah lanskap bisnis pengiriman, tetapi juga memaksa PT Pos untuk beradaptasi dan berinovasi demi mempertahankan relevansinya di era digital saat ini.
Penyesuaian tarif ongkos kirim ini sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan UMKM dan online seller di Pulau Jawa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved