Selasa 14 Juli 2020, 20:23 WIB

Pandemi, PT Pos Indonesia Diminati

Antara | Ekonomi
Pandemi, PT Pos Indonesia Diminati

Antara
Ilustrasi : PT Pos Indonesia

 

PT Pos Indonesia mencetak kenaikan pengiriman barang dalam beberapa bulan terakhir pada masa pandemi covid-19, didorong pergeseran pola belanja konsumen untuk barang konsumsi berupa makanan siap saji.

Direktur Komersial PT Pos Indonesia, Charles Sitorus, menjelaskan, secara keseluruhan terjadi peningkatan jumlah pengiriman barang sebesar 34 persen untuk distribusi intracity (dalam kota) naik hingga 34 persen.

Pengiriman produk dari e-commerce juga meningkat hingga 42 persen. Secara nilai (shipment value) dari e-commerce juga mengalami kenaikan sampai 58 persen.

"Ada kebiasaan baru di pola belanja konsumen di Indonesia. Dari dulunya yang banyak pengiriman untuk barang di sektor fashion, kosmetik, sekarang lebih ke pangan," kata Charles Sitorus, melalui diskusi daring, Selasa (14/7).

Pengiriman bahan pangan, menurut dia, dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup menyusul aktivitas sehari-hari yang saat ini hampir seluruhnya dilakukan secara digital dan daring.

"Pandemi ini mengubah semuanya, mulai dari kesehatan, aktivitas, dan lain-lain. Ini yang menjadikan konsumen mengubah pola hidupnya, termasuk berbelanja (bahan pangan secara daring)," ujar Charles.

Selain dukungan e-commerce, Charles menyebutkan, kenaikan juga didukung berbagai kemudahan layanan pembayaran yang ditawarkan.

Bagi konsumen yang masih awam dengan pembayaran digital, transaksi dapat dilakukan secara COD (cash on delivery), dimana transaksi tunainya bisa dilakukan langsung antara konsumen dan kurir.

"(Volume perdagangan via COD) peningkatannya terasa sekali. Kalau dilihat dari nilainya, naik 42 persen untuk jumlah item-nya," kata dia.

"Masyarakat membutuhkan layanan karena mereka di rumah, dengan akses internet yang tersebar luas, dan dipakai oleh semua kalangan di rumah," ujar Charles menambahkan.

Agar dapat bersaing sehat dengan kompetitor lainnya, Charles mengatakan pihaknya terus berbenah untuk mempermudah akses masyarakat di sektor pengiriman barang atau logistik. Salah satunya melalui aplikasi QPosinAja.

"Cukup download QPosinAja. Pemilihan layanan COD dan pickup barang gratis juga bisa lewat sana. Ada juga layanan satu hari sampai 'Q9' dan 'QComm' untuk pengiriman seluruh Jawa hanya selama dua hari," pungkasnya. (OL-12)

Baca Juga

Ist/DPR

Komisi IV DPR RI Menyesalkan Pemotongan Anggaran Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 10:36 WIB
Anggota Komisi IV Sulaiman Hamzah, menyesalkan adanya pemangkasan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk program kerja tahun...
AFP/ROSLAN RAHMAN

Singapore Airlines Uji Coba Tes Covid-19 Prakeberangkatan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 26 Januari 2021, 10:11 WIB
Untuk saat ini, layanan test prakeberangkatan hanya tersedia untuk penumpang yang melakukan penerbangan dari Singapura, Jakarta, dan Medan...
ANTARA FOTO/Lucky

Menhub Bakal Adakan Tes Psikologi Khusus Pilot

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 26 Januari 2021, 10:10 WIB
"Kami siap memperhatikan soal keselamatan. Saya sudah sampaikan pada Dirjen (Perhubungan) Udara bahwa pilot harus ada tes psikologis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya