Sabtu 04 Juli 2020, 05:38 WIB

Momentum Transformasi Ekonomi Indonesia

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Momentum Transformasi Ekonomi Indonesia

ANTARA/HENDRA NURDIYANSYAH
Wisatawan mengunjungi Kompleks Taman Wisata Candi Keraton Ratu Boko di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, kemarin.

 

KEMENTERIAN Keuangan akan memanfaatkan kenaikan status Indonesia dari negara berpendapatan menengah ke bawah menjadi negara berpendapatan menengah ke atas untuk melakukan transformasi ekonomi.

“Kita tentu akan menjaga pencapai-an ini sebagai momen transformasi ekonomi. Tahun 2020 sangat challeng-ing sekaligus membuka opportunity. Transformasi ini juga sejalan dengan tema besar APBN 2021, yakni mereformasi sistem kesehatan, pendidikan, infrastruktur digital, perlindungan sosial, dan melanjutkan pembangunan sumber daya manusia,” ujar Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo, kemarin.

Tema besar itu diharapkan da-pat membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang tidak terpusat di satu wilayah, tetapi merata di seluruh wilayah Indonesia.

Kondisi perekonomian yang terimbas pandemi covid-19 berdampak pada seluruh sektor ekonomi saat ini. Dampaknya juga memengaruhi tingkat kemiskin an dan ketimpangan ekonomi.

“Pengelolaan keuangan negara akan difokuskan pada hal-hal tersebut tanpa mengurangi porsi bidang kesehatan yang menjadi kunci utama penanganan pandemi,” tambah Yustinus.

Bank Dunia menaikkan peringkat Indonesia tersebut per 1 Juli 2020. Alasannya, pendapatan nasional bruto (gross national income) per kapita Indonesia naik dari posisi US$3.840 menjadi US$4.050.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyatakan kenaikan status RI patut disyukuri. Ia pun menargetkan Indonesia harus bisa keluar dari jebakan pendapatan menengah dan naik kelas men-jadi negara berpendapatan tinggi.

“Kenaikan status ini harus kita syukuri dan kita perlakukan sebagai sebuah peluang agar Indonesia bisa terus maju, melakukan lompatan kemajuan, agar kita berhasil menjadi negara berpenghasilan tinggi,” kata Jokowi dalam pidatonya di Sidang Terbuka Peringatan 100 Tahun ITB secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Program pembangunan

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai kenaikan status Indonesia merupakan buah sukses program pembangunan. “Peningkatan klasifikasi Indonesia menunjukkan bahwa program pembangunan pemerintah berhasil meningkatkan pendapatan per kapita rata-rata masyarakat,” kata Josua.

Keberhasilan program pembangunan tersebut berpotensi meningkatkan kepercayaan dunia internasional, termasuk dalam menarik investasi lintas negara atau foreign direct investment (FDI). “Tingginya minat investasi akan mendorong cita-cita pembangunan jangka menengah dan panjang, yakni keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah,” ujar Josua.

Di sisi lain, peningkatan status akan berdampak pada sikap lembaga internasional dalam pemberian bantuan. Selama ini, bantuan multilateral untuk pembangunan ekonomi atau infrastruktur cenderung diberikan pada negara miskin atau negara dengan pendapatan per kapita menengah ke bawah.

“Namun, jika Indonesia mau menerbitkan global bond pada umumnya, akan lebih kompetitif jika dibanding dengan negara berpenghasilan low middle. Kalau dapat dipertahankan upper middle income dan sustainable, selangkah lagi akan menjadi negara maju, tetapi tetap harus kerja ekstra. Isu struktural ekonomi juga masih perlu dibenahi,” pungkasnya. (Dhk/Iam/X-11)

Baca Juga

Ist

Wamendag: 15 Negara Sepakat Dorong Percepatan Implementasi RCEP

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 20:37 WIB
Pertemuan 15 Menteri negara-negara penandatangan Regional Comprehensive Economic Partnersip (RCEP) dilaksanakan di Siem Reap,...
Dok. Trakindo Utama

Kinerja Trakindo Raih Beragam Apresiasi di 2022, Ini Daftarnya

👤Mediaindonesia.co. 🕔Kamis 29 September 2022, 20:34 WIB
Yulia menegaskan, Trakindo sejak awal berkomitmen untuk kesejahteraan Indonesia, tercermin dari misi perusahaan yaitu menciptakan lapangan...
Dok.BTPN

Henoch Munandar Nahkodai Bank BTPN hingga 2025

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 20:04 WIB
Jumlah pengguna Jenius tumbuh 19% yoy menjadi hampir 4 juta pada akhir Juni 2022 dari sekitar 3,3 juta per Juni...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya