Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jamkrindo Dukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional

(Ant/RO/E-1)
02/7/2020 06:55
Jamkrindo Dukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional
Direktur Utama PT Jamkrindo Randi Anto (kedua dari kiri) bersama jajaran direksi PT Jamkrindo melakukan pemotongan tumpeng(Dok. Jamkrindo)

BUMN Penjaminan, PT Jamkrindo, antusias atas kepercayaan yang diberikan pemerintah untuk terlibat dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya sebagai lembaga penjamin kredit.

Jamkrindo berkomitmen menyukseskan program yang dirancang untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya.

"Kami yakin, bahwa program (PEN) ini baik bagi perekonomian dan penyerapan tenaga kerja, serta memberikan prospek bagi pengembangan bisnis Jamkrindo ke depan," ujar Randi Anto di sela-sela perayaan HUT ke-50 Jamkrindo di Jakarta, kemarin.

Jamkrindo memaknai HUT ke-50 dengan peningkatan kontribusi bagi negeri. Hal ini sesuai dengan tagline logo 50 tahun Jamkrindo: Terus Berkontribusi bagi Negeri.

Selain melakukan penjaminan kredit bagi UMKM, Jamkrindo juga aktif melakukan pemberdayaan UMKM dan pendampingan UMKM. Selama 50 tahun, Jamkrindo telah membina dan mendampingi ribuan mitra binaan UMKM, seperti kelompok Petani Mete di Larantuka, kelompok Asosiasi Homestay Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.

"Sejalan dengan perkembangan perekonomian saat ini, PT Jamkrindo juga melakukan restrukturisasi pinjaman kemitraan bagi mitra yang terdampak pandemi covid-19," ujar Randi.

Terkait dengan penempatan dana pemerintah di empat Bank BUMN, Dirut BRI Sunarso mengatakan Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) siap menyalurkannya kembali sebagai kredit.

Ia memastikan permintaan kredit itu masih ada, khususnya dari aktivitas ekonomi yang mulai bergerak kembali setelah PSBB dilonggarkan di sejumlah daerah.

Adapun sektor-sektor yang berpotensi menyerap kredit itu di antaranya sektor pertanian-pangan yang menjadi kebutuhan dasar manusia, transportasi, pariwisata, hingga konstruksi-perumahan yang memiliki segmen UMKM.

Untuk menjaga kualitas kredit, bank-bank BUMN yang menerima kucuran dana pemerintah itu akan melakukan manajemen risiko meski berkomitmen melakukan ekspansi kredit. Kredit yang disalurkan itu akan mendapatkan penjaminan kredit sesuai skema PEN. (Ant/RO/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya