Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERENCANA keuangan Prita Ghozie mengatakan pandemi covid-19 mengubah perilaku masyarakat dalam menentukan instrumen investasi karena wabah ini memengaruhi tingkat pendapatan.
"Mereka mencari investasi yang secara risiko bisa dikelola. Jadi, saat menempatkan uang, pasti akan benar-benar hati-hati, tidak mau sembarangan mencari aset investasi," katanya dalam diskusi daring sebelum peluncuran ORI017 di Jakarta, kemarin.
Mengingat wabah covid-19 memengaruhi tingkat penghasilan, lanjut dia, masyarakat saat ini juga tidak menoleransi adanya risiko likuiditas terlalu tinggi. Artinya, mereka ingin mencairkan uang yang sudah diinvestasikan jika sewaktu-waktu memerlukan dana segar.
Masyarakat saat ini, ucap dia, juga menghindari instrumen investasi yang memiliki risiko gagal bayar. Tak hanya itu, dana investasi yang terjangkau dan bisa diakses secara digital juga banyak digemari masyarakat saat ini, apalagi saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Itu tren yang banyak dicari masyarakat, terutama mereka yang baru melek investasi. Dia akan cari investasi cukup dekat dengan mereka, mudah dijangkau, dan bisa dilakukan dari mana saja," imbuhnya. Saat ini, pemerintah bersiap menawarkan surat berharga negara (SBN), yakni obligasi negara ritel (ORI) mulai 15 Juni hingga 9 Juli 2020.
Prita mengungkapkan investasi itu bisa menjadi pilihan karena selain aman dan memberikan imbal hasil menarik, juga bisa berkontribusi bagi pembangunan negara. Di sisi lain, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia memaparkan bahwa melalui penggunaan fitur Robo ARMS, pihaknya dapat menjaga dan mengelola porsi investasi pada unitlink sesuai dengan kondisi market dan profi l risiko nasabah.
Berdasarkan data yang tercatat per 5 Juni 2020, sebanyak 98% dari seluruh polis unitlink dari nasabah yang telah mengaktifkan fi tur Robo ARMS sebelum 30 April 2020, kinerja investasinya berada di atas IHSG. Bahkan, beberapa di antaranya bisa mencapai 22% di atas IHSG. "Kinerja ini menjadi bukti nyata bahwa dengan adanya Robo ARMS, nasabah tidak perlu merasa khawatir karena tetap senantiasa terlindungi dan mendapatkan proteksi yang optimal," ujar CEO Generali Edy Tuhirman. (Mir/Ant/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved