Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Wapres: Bank Syariah Diminta Bantu Atasi Ancaman Krisis Ekonomi

Emir Chairullah
10/6/2020 13:30
Wapres: Bank Syariah Diminta Bantu Atasi Ancaman Krisis Ekonomi
Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin(MI/ADAM DWI)

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin berharap bank syariah turut memainkan peran dalam pemulihan ekonomi di Indonesia. Untuk itu, kata Wapres, bank syariah diharapkan menyiapkan program yang realistis. 

“Ini merupakan momen tepat bagi bank syariah dan juga lembaga keuangan syariah untuk berperan melakukan upaya pemulihan,” kata Ma’ruf dalam keterangan persnya saat Halalbihalal Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), Rabu (10/6).

Baca juga: Rupiah Melemah Kembali Dekati Level Rp14.000 per dolar AS

Wapres menjelaskan, sebelumnya pemerintah fokus pada penanggulangan Covid-19 di sektor kesehatan. Namun dalam perkembangannya, bahaya keterpurukan ekonomi sudah sama besarnya dengan ancaman (kesehatan pada) pandemi Covid-19. 

“Sehingga langkah yang dilakukan adalah menghadapi dan menanggulangi dua-duanya,” jelasnya.

Wapres mengatakan, sebagai upaya menanggulangi dampak ekonomi pemerintah telah melakukan program stimulus dan relaksasi termasuk untuk bank syariah. Bahkan pemerintah telah membuat anggaran yang cukup untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

“Agar ekonomi dan keuangan dapat kita pulihkan kembali,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Wapres berpesan agar fungsi bank syariah tetap dijalankan sesuai kaidah yang berlaku. Pertama, menjaga fungsi intermediasi yaitu antara pihak yang menyimpan dana dengan pihak yang membutuhkan dana. 

“Karena banyak orang yang punya dana tapi tidak mampu mengembangkan dananya dan banyak orang yang punya kemampuan tapi tidak punya dana. Maka di sinilah fungsi bank syariah untuk melakukan intermediasi itu,” terangnya.

Selanjutnya, Wapres menambahkan, bank syariah harus menjaga kesesuaian prinsip syariah dalam operasional bank. Selain itu, bank syariah harus dapat menjaga citra atau reputasi sebagai bank syariah. 

“Dan yang terakhir mengenai manajemen syariah, jangan sampai citra bank syariah dianggap buruk karena pengelolaannya yang kurang baik, tegasnya.

Baca juga: Investree Salurkan Bantuan Penanggulangan Covid-19

Sebelumnya, Ketua Umum ASBISINDO Toni EB Subari menyampaikan, bank syariah siap membantu pemerintah dalam memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Saat ini bank syariah cenderung menanggung risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan bank konvensional. 

Pasalnya, konsep sistem bagi hasil menyebabkan bank syariah secara natural bisa memitigasi dampak yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19. (OL-6)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik