Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebutkan, stabilitas sistem keuangan di Indonesia tetap terjaga. Hal itu dapat dilihat dari permodalan dan likuiditas yang memadai serta profil risiko yang terjaga.
Dalam pemaparannya di Webinar OJK, Jumat (5/6), Wimboh mengatakan posisi permodalan bank masih sangat baik. Tercatat Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Umum Konvensional (BUK) 22,08% pada April 2020.
Catatan CAR yang baik itu, kata Wimboh terjadi karena Non Performing Loan (NPL) perbankan masih cukup baik dan terjaga di posisi 2,89% (gross) dan 1,09% (nett). "Ini masih jauh dari 5% dan tidak membebani CAR. Malah CAR nya naik," jelas Wimboh.
Pun demikian dengan posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) yang terjaga di level 91,55% pada April 2020, turun dari bulan sebelumnya di level 91,92%. Penurunan likuiditas itu disebut Wimboh bukan sebuah masalah dan menandakan likuiditas perbankan masih cukup baik.
Sedangkan Aset Likuiditas/Non Core Deposit (AL/NCD) naik sekitar 5% menjadi 117,79% pada April 2020 dibanding Maret di level 112,90%. "AL/NCD itu naik karena stimulus BI kepada perbankan cukup agresif," tutur Wimboh.
Adapun intermediasi perbankan mengalami penurunan pada April 2020 dibanding Maret 2020. Tercatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 8,08% atau setara Rp6.128,09 triliun. Penurunan pertumbuhan juga terjadi pada kredit yang tercatat tumbuh 5,73% atau Rp5.609 triliun dibanding Maret sebesar 7,95% atau Rp5.712,04 triliun.
Namun menurut Wimboh penurunan pertumbuhan kredit dan DPK terjadi karena semua pihak masih menunggu kepastian dari kondisi pandemi covid-19. Selebihnya posisi tersebut masih cukup baik.
"Intermediasi memang turun karena semua sedang menunggu. Ini masih tidak masalah, masih oke. Semua masih oke, masih dalam konteks stable, tidak ada yang mengkhawatirkan," pungkas Wimboh. (OL-4)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved