Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sebanyak 5,33 juta debitur sudah mengajukan restrukturisasi kredit per 26 Mei. Berdasarkan catatan perbankan, total nilai restrukturisasi kredit mencapai Rp 517,2 triliun.
Dari jumlah tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, merinci outstanding restrukturisasi kredit UMKM sebesar Rp 250,6 triliun dengan 4,55 juta debitur. Sementara itu, outstanding kredit non-UMKM tercatat Rp 266,5 triliun yang berasal dari 780 ribu debitur.
“Jadi, dalam melakukan mapping debitur perbankan itu ada tiga klaster, yakni UMKM, BUMN dan swasta,” papar Wimboh dalam telekonferensi, Kamis (4/6).
Baca juga: LPS: Kepercayaan Masyarakat Terhadap Perbankan Masih Tinggi
Per 2 Juni, total outstanding restrukturisasi di perusahaan pembiayaan mencapai Rp 80,55 triliun, dengan 2,6 juta kontrak telah disetujui. “Sementara itu, terdapat 485 ribu kontrak yang masih dalam proses persetujuan,” sambung Wimboh.
Lebih lanjut, dia mengatakan restrukturisasi kredit klaster BUMN sudah ditangani khusus oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. Sehingga, OJK berharap tidak ada BUMN yang gagal dalam memenuhi kewajiban di perbankan dan pasar modal.
“Seharusnya, tidak ada lagi BUMN yang akan default. Tidak ada lagi BUMN yang tidak akan membayar kewajibannya di pasar modal,” pungkasnya.
Baca juga: Covid-19 Menyebar, Ini Arahan OJK Bagi Kegiatan Industri Keuangan
Wimboh optimistis likuiditas perbankan akan tetap stabil seiring kebijakan quantitative easing Bank Indonesia (BI), yang menyuntikkan likuiditas sebesar Rp 583,8 triliun.
“Ini yang banyak menikmati bank-bank besar sebagai player atau supplier di pasar uang antarbank. Menurut kami, dari amunisi secara market tidak ada masalah,” ucap Wimboh.
Pemerintah juga telah menempatkan dana ke bank jangkar sebagai penyangga likuiditas perbankan jika diperlukan, seiring diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020.(OL-11)
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
HP Inc berencana memangkas hingga 6.000 karyawan secara global hingga 2028 sebagai bagian dari efisiensi dan percepatan adopsi AI.
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 triliun kepada pemegang saham/negara setelah membukukan kinerja keuangan 2024 yang melesat.
Pergantian direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam RUPSLB pada 15 Oktober 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi.
CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih terus berlangsung.
Seknas Fitra menyoroti laporan keuangan kuartal I 2025 PT Telkom Indonesia yang mengalami penurunan dari Rp37,4 triliun menjadi Rp36,6 triliun pada kuartal pertama 2025.
BTN siapkan restrukturisasi KPR bagi wartawan di tengah krisis industri media. Program rumah subsidi diluncurkan untuk 1.000 unit, berpeluang naik jadi 3.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved