Rabu 01 April 2020, 16:44 WIB

Bukalapak Tutup Ribuan Akun Penimbun Alkes

Hilda Julaika | Ekonomi
Bukalapak Tutup Ribuan Akun Penimbun Alkes

Ilustrasi
Toko Daring

 

BUKALAPAK menutup ribuan akun pelapak yang menjual alat kesehatan (alkes) dengan harga yang tak wajar. Ribuan akun ini pun diketahui menimbun alkes ini untuk dijual dengan harga yang sangat tinggi. Termasuk menjual barang dengan deskripsi yang tidak sesuai, serta memperjual-belikan alat kesehatan yang tidak sesuai aturan BPOM dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, menegaskan, “Kami telah menutup ribuan akun pelapak yang memanfaatkan situasi pandemi ini untuk meraup keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Apabila melanggar hukum, pasti akan kami tindak.” ujarnya melalui keterangan resminya pada Media Indonesia, Rabu (1/4).

Bukalapak diketahui tidak bekerja sendirian. E-commerce ini bekerja sama dengan POLRI untuk mengusut dan menindak oknum pelaku penipuan dan penimbun alkes yang merugikan masyarakat. Menurut Rachmat pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk penipuan, penyalahgunaan dan pelanggaran di platform, di tengah-tengah berkembangnya pandemi Covid-19 dan makin banyaknya masyarakat yang membutuhkan berbagai alat kesehatan tersebut.

Nantinya, setiap bentuk penipuan online, penimbun alat kesehatan dan penjual rapid test akan segera dilaporkan ke pihak yang berwajib (POLRI) untuk dilakukan penindakan sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

"Jadi kami bekerjasama dengan POLRI untuk setiap bentuk penipuan online, penimbun alat kesehatan dan penjual rapid test yang sangat merugikan masyarakat," imbuhnya.

Melalui kerja sama ini diharapkan pengusutan dan penindakan akan membuat masyarakat memperoleh haknya. Baik yang sedang bekerja, belajar dan beribadah di rumah tetap bisa memperoleh alat kesehatan dan kebutuhan sehari-hari di Bukalapak dengan aman, nyaman dan terjangkau. (OL-2)

Baca Juga

Ist

Sandiaga Uno Ajak UMKM Berkolaborasi dengan Platform E-commerce

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 08:14 WIB
Pelaku UMKM diminta berkolaborasi dengan platform digital agar dapat semakin menciptakan peluang usaha, membangkitkan ekonomi, dan...
MI/HO

Mendag Sebut Harga Komoditas Tinggi Peluang bagi Investasi dan Inovasi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 05:11 WIB
“Ini bagian dari oprtunity. Harga komoditas tinggi ini menyebabkan banyak investasi dan inovasi untuk menciptakan nilai tambah bagi...
MI/ Susanto

Kemenkeu: Kondisi Utang Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:57 WIB
Selain itu, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga disebut masih berada di bawah batas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya