Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Lembaga pemeringkat Moody's Investors Services mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,8% dari sebelumnya 4,9% di 2020. Revisi ini dipicu merebaknya wabah Covid-19 (virus korona).
Moody's juga merevisi tingkat inflasi Indonesia yang semula 3,8% menjadi 3,9%. Namun, lembaga pemeringkat asal Amerika Serikat itu menilai kebijakan moneter yang dikeluarkann Bank Indonesia dalam menangani dampak virus korona telah akomodatif.
Dalam laporannya yang bertajuk Global Macro Outlook 2020, Moody's mengatakan dampak dari virus korona akan mengguncang rantai pasokan dan permintaan yang berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi di kwartal pertama 2020.
"Kami merevisi baseline perkiraan pertumbuhan ekonomi 2020 untuk semua ekonomi G-20. Negara-negara ini sebagai kelompok, akan tumbuh sebesar 2,1% pada 2020, 0,3 poin lebih rendah dari perkiraan kami sebelumnya," demikian petikan laporan Moody's yang diterima Minggu (8/3).
Khusus untuk Tiongkok, pertumbuhannya pada 2020 diperkirakan hanya sebesar 4,8%, turun dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 5,2%. Pun demikian dengan AS, pertumbuhan ekonomi negara adi kuasa itu diprediksi hanya akan tumbuh 1,5%. Angka itu juga lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,7%.
Selain menyebabkan terganggunya rantai pasokan dan guncangan permintaan, Moody's menilai permintaan domestik juga akan terganggu lantaran merebaknya virus korona. Itu disebabkan karena ketakutan berlebih yang akhirnya mengubah pola konsumsi masyarakat di tiap negara terdampak virus tersebut. (E-3)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved