Kamis 09 Januari 2020, 05:20 WIB

Kemenkop UKM Fokus Garap Pasar Ekspor

(Hld/E-2) | Ekonomi
Kemenkop UKM Fokus Garap Pasar Ekspor

ANTARA FOTO/Asof Iansyah/app/foc.
PAMERAN UMKM BRILIAN PRENEUR 2019

 

MENTERI Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan pihaknya tengah fokus pada upaya pencapaian target nilai ekspor di 2024 yang mencapai sekitar 30% dari total ekspor atau dua kali lipat dibandingkan ekspor UMKM pada 2019 sebesar 14,5%.

Menurutnya, jika mengacu pada target tersebut maka ekspor per tahunnya ditargetkan naik hingga 5%.

"Ya sekarang 14,5%. Kalau misalnya kita targetkan 5% setiap tahunnya kan bisa tercapailah target di 2024," ujar Teten usai menggelar Konferensi Pers Program Kerja Kementerian Koperasi dan UKM di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, kemarin.

"Kita belum bisa pastikan berapa persen per tahunnya. Karena ini kita lagi terus konsolidasi. Kita tahulah UMKM selama ini tidak melalui by design. Jadi kami masih terus konsolidasi mana yang kita targetkan untuk ekspor," imbuh Teten.

Adapun strategi yang hendak dilakukan Kemenkop UKM untuk mencapai target tersebut yakni dengan fokus mengembangkan UMKM dan koperasi di sektor tertentu. Pertimbang-annya berdasarkan permintaan pasar dunia yang tinggi. Di antaranya, produk makanan yang berbasis kelautan, pertanian, dan perkebunan.

"Kita kaya dengan hasil laut, pertanian, dan perkebunan. Baik yang mentah/bahan baku maupun produk olahan. Permintaan pasarnya sangat tinggi," jelasnya.

Selain itu, ada pula produk 'home decor' yang banyak diminati pasar, seperti furnitur dan kerajinan tangan. Teten pun menyebut produk fashion muslim dan makanan dan minuman (mamin) yang tinggi.

Ia juga mengungkapkan optimismenya Indonesia bisa fokus membuat pengembangan di sektor-sektor unggulan yang memiliki permintaan pasar tinggi itu. (Hld/E-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS

Gapki Sambut Baik RI Tetap Bisa Ekspor Minyak Sawit ke Swiss

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 08 Maret 2021, 23:30 WIB
"Kami menyambut baik sikap masyarakat Swiss yang memahami isu-isu keberlanjutan sawit dengan...
Dok MI

Impor Beras akan Picu Harga Gabah Anjlok

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Maret 2021, 23:26 WIB
Membuka keran impor saat musim panen dianggap sebagai kebijakan yang tak berpihak pada...
MI/Insi Nantika

Mendag Ungkap Referendum Swiss Jadi Angin Segar IE-CEPA

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 08 Maret 2021, 23:15 WIB
Dukungan mayoritas 51,6% warga Swiss dalam referendum IE–CEPA menjadi kabar positif bagi hubungan perdagangan Indonesia dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya