Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR perikanan dan energi layak diperhatikan di bidang ekonomi untuk menopang visi Indonesia Maju Presiden Joko Widodo. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut, potensi kedua sektor itu bisa menjadi kekuatan ekonomi nasional.
Menurut Susi, kejayaan perairan Indonesia harus dikembalikan karena kekayaan perairan Indonesia dikuasai oleh negara-negara tetangga hampir selama 74 tahun Indonesia merdeka.
"Dalam 5 tahun terakhir, nelayan-nelayan kita baru menikmati dan merasakan hasil laut Indonesia. Mereka tidak lagi bersusah payah harus bertolak hingga ke lautan lepas untuk mendapatkan tangkapan," kata dia dalam diskusi Ekonomi Indonesia Era Kabinet Indonesia Maju, di Jakarta (27/11).
Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara, Susi mengungkapkan, dalam 5 tahun mendatang pemanfaatan sektor perikanan adalah melalui hilirisasi. Pemerintah perlu mendorong investor untuk masuk ke sektor tersebut sehingga perikanan Indonesia memberi nilai tambah.
Staf Ahli Direktur Logistic Supply Chain & Insfrastruktur Pertamina, Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, sektor lain yang perlu diperhatikan adalah ketahanan energi.
Baca juga : Susi Sebut Sektor Perikanan Perlu Tingkatkan Hilirisasi
Untuk menggerakan industri dan roda ekonomi, energi masih menjadi kebutuhan primer. Adanya inovasi energi baru terbarukan juga penting untuk ketahan energi nasional.
Di sisi lain, dia menyarankan pemerintah yang baru dilantik sebulan yang lalu bisa mewujudkan ketahanan energi melalui pembangunan kilang baru. Selain itu pemerintah pun perlu meningkatkan kapasitas kilang yang ada.
"Untuk jangka panjang, sangat penting bagi Indonesia untuk membangun dan memiliki kilang sendiri, sebab kilang yang ada sudah tua dan merupakan peninggalan Belanda," kata dia.
Sementara itu, Analis Ekonomi Politik Christianto Wibisono mengungkapkan, Indonesia baru saja menurunkan Incremintal Capital Output Ratio (ICOR).
ICOR merupakan ukuran yang menunjukkan besarnya tambahan capital atau investasi baru yang dibutuhkan untuk menaikan atau menambahkan satu unit output. Adapun ICOR diturunkan dari 6,4 menjadi 3,2 untuk mencapai target Kabinet Indonesia Maju.
"Pada 2014, ICOR Indonesia tercatat sebesar 5,5. Angka tersebut lumayan tinggi dibandingkan Vietnam 5,2, India 4,9 dan Malaysia 4,6 sementara Thailand 4,5 dan Filipina pada angka 3,7," tuturnya.
Dengan semakin rendah ICOR, lanjutnya maka semakin tinggi efisiensi investasinya. Sebaliknya, semakin tinggi ICOR, investasi yang dilakukan semakin tidak efisien. (OL-7)
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti menerima ajakannya untuk menjadi staf khusus atau stafsus.
Selain mereka berdua, Dedi mengatakan para pakar yang akan diundang ketika dia menjabat untuk membantu Jawa Barat termasuk Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey.
Upaya pembebasan Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua melibatkan banyak pihak mulai dari tokoh masyarakat hingga gereja.
Menurut Susi Pudjiastuti, dari informasi yang diterimanya, pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens dalam keadaan sehat saat dibebaskan dan saat ini sudah berada di Timika, Papua Tengah.
Dia menjelaskan saat ini pihaknya masih memikirkan terkait rencana untuk melakukan penerbangan ke daerah rawan konflik di Papua.
Pada 20 Januari 2024, eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, memposting di media sosial video X (sebelumnya Twitter) kondisi pantai Pangandaran yang dipenuhi sampah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved