Jumat 22 November 2019, 17:25 WIB

Dompet Dhuafa Ajak Dua Sekuritas Luncurkan Wakaf Saham

mediaindonesia.com | Ekonomi
Dompet Dhuafa Ajak Dua Sekuritas Luncurkan Wakaf Saham

Istimewa
Dompet Dhuafa menggandeng Philip Sekuritas Indonesia dan Panin Sekuritas.

 

PASAR modal syariah kini kian melebarkan sayap. Dengan tujuan membantu sesama dan berbuat kebaikan, wakaf saham pun hadir menjadi salah satu produk yang cukup diminati oleh masyarakat. 

Dompet Dhuafa menggandeng Philip Sekuritas Indonesia dan Panin Sekuritas sebagai dua sekuritas yang sudah terjamin terdaftar sebagai perusahaan Anggota Bursa Shariah Online Trading System (AB SOTS). Ini adalah sistem transaksi saham syariah secara daring yang memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal.

Philip Sekuritas Indonesia dan Panin Sekuritas resmi meluncurkan program wakaf saham, Jumat (22/11). Langkah itu berkerja sama dengan Dompet Dhuafa yang memiliki peran penting dalam memajukan ekonomi syariah Indonesia. 

"Selain itu wakaf saham dapat juga menjadi pilihan alternatif untuk investor bisa berbagi melalui instrumen saham," ujar Bobby P Manullang selaku General Manajer Wakaf Dompet Dhuafa.

Saham syariah--yang akan diwakafkan--disetor atau diserahkan ke lembaga pengelola investasi. Sedangkan, keuntungannya berasal dari pengelolaan saham syariah oleh pengelola investasi akan disetor ke lembaga pengelola wakaf.

Pemanfaatan wakaf saham yang akan digunakan adalah hasil dividen atau pembagian laba dari pemegang saham. 

“Selamat kepada Dompet Dhuafa yang akan menjadi nazir untuk wakaf saham yang telah berhasil meluncurkan  pelayanan wakaf sahamnya," ujar Bobby.

"Dengan peluncuran wakaf saham maka pasar modal syariah tentu menjadi pasar modal yang tidak hanya menyediakan sarana untuk investasi di dunia saja tapi namun juga menyediakan sarana untuk amal jariyah dalam bekal kita di ke akhirat nanti," terangnya.

Bobby mencatat potensi pasar modal syariah ditambah juga dengan potensi wakaf produktif Indonesia sangat besar. Karena itu ia berharap ini menjadi langkah baik untuk pasar modal dan sumber wakaf yang potensial.

Berdasarkan data yang pihak mereka miliki, pada 18 November 2019 jumlah saham syariah telah meningkat sebesar 76% sejak 2011, dari semula 237 saham mencapai 419 saham syariah atau berdominasi 63% yang tercatat di BEI," paparnya.

"Sekali lagi kami mengucapakan selamat kepada Panin Sekuritas, Philip Sekuritas Indonesia atas peluncuran pelayanan wakaf saham hari ini,” ucap Hasan Fauzi, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia.

Diharapkan dengan kerjasama ini dapat memberikan dampak positif dalam perkembangan perwakafan di Indonesia. Melihat masyarakat masih banyak yang memandang wakaf hanya masjid, makam, dan madrasah. Padahal wakaf bisa melalui saham. 

Ke depan Dompet Dhuafa bersama sekuritas akan gencar menyosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya dan manfaat dari wakaf saham.

Mekanisme dari wakaf saham ini yaitu investor melakukan transaksi wakaf saham dengan perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas kemudian mentransfer saham ke rekening efek nazir untuk dikelola. Sedangkan saham yang boleh diwakafkan untuk wakaf saham ini adalah saham syariah. 

Sementara ini Dompet Dhuafa akan mengelola secara mandiri atas saham yang diterima sesuai rekomendasi dari perusahaan sekuritas.

Jika nantinya jumlah saham sudah banyak dan perlu pengelolaan secara profesional, Dompet Dhuafa baru akan menggunakan jasa management investasi. (OL-09)

Baca Juga

MI/Reza Sunarya

Kemenhub Gandeng Astra Uji Coba Car Terminal di Patimban

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 30 November 2020, 21:14 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) gandeng perusahaan manufaktur Astra  dalam uji coba bongkar muat car terminal di Pelabuhan...
Ist

Fintech Mulai Merambah ke Sektor Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 30 November 2020, 18:08 WIB
Dengan fintech pertanian, petani sekarang memiliki peluang yang lebih baik untuk menjalin hubungan langsung dengan pemberi...
DOK KEMENTAN

Mentan Ajak Perguruan Tinggi Bangun SDM Pertanian Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 30 November 2020, 15:19 WIB
Menurut Mentan, perguruan tinggi memiliki tanggungjawab yang sama dalam menyediakan kebutuhan pangan bagi 270 juta penduduk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya