Rabu 20 November 2019, 03:00 WIB

Kemendag Permudah Pelaporan Barang Impor

MI | Ekonomi
Kemendag Permudah Pelaporan Barang Impor

ANTARA
Aktivitas Ekspor Impor

 

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memperkenalkan aplikasi bernama Sistem Informasi Manajemen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (SIMPKTN) untuk memudahkan pelaporan dan pendaftaran barang impor dan produksi dalam negeri.

Dengan adanya aplikasi itu, para pelaku usaha dan Lembaga Penilai Kesesuaian (LPK) tidak perlu mendatangi langsung kantor Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN).

Dirjen PKTN Veri Anggrijono mengatakan penyediaan aplikasi tersebut untuk mengawasi dan mengecek nomor pendaftaran barang (NPB) bagi produk impor dan nomor registrasi produk (NRP) bagi produk dalam negeri yang telah diberlakukan SNI secara wajib.

"Per 1 Desember nanti Ditjen PKTN menyiapkan sistem pelaporan pendaftaran secara online. Jadi, yang selama ini pelaku usaha harus ke Jakarta dari berbagai daerah untuk mendaftar, nanti bisa melakukannya secara online," jelas Veri, kemarin.

Setelah ada sistem itu, sambung Veri, pelaku usaha dan LPK hanya perlu masuk ke sistem dengan nomor pendaftaran barang (NPB) untuk barang impor ataupun barang produksi dalam negeri.

Kementerian Perdagangan pun akan dimudahkan untuk menelusuri sirkulasi barang melalui sistem tersebut, termasuk untuk memastikan asal produksi dan impor barang tersebut.

Veri mengklaim proses pelaporan dan pendaftaran akan memakan waktu maksimal tiga hari. Meskipun sebelumnya juga memerlukan waktu 3 hari untuk proses pendaftaran, kata Veri, dengan sistem online akses dimudahkan dengan menggunakan teknologi.

"Ya maksimal tiga hari dan ini kan secara online. Jadi, ini mencoba memberikan kemudahan bagi pelaku usaha. Istilahnya kami maksimalkan itu paling lama tiga hari. Kalau Presiden (Joko Widodo) minta 5 menit, ya kami usahakan juga," tandas Veri.

Dia menambahkan, dengan diterbitkannya Permendag Nomor 81 Tahun 2019, layanan pendaftaran NPB dan LPK secara daring dilakukan efektif pada 1 Desember 2019 melalui portal SIMPKTN. (Hld/E-3)

Baca Juga

AFP

Visa Bantu Akselerasi Pelaku Startup Kembangkan Bisnis

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:40 WIB
Visa memiliki posisi yang unik untuk membantu perusahaan startup berekspansi ke negara lain dan menjangkau pelanggan...
MI.com/Vicky Gustiawan

Penjualan Xiaomi Mengungguli Apple

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:00 WIB
Xiaomi tercatat menjual 44,4 juta unit, sedangkan Apple menjual 40,5 juta unit, turun 0,6 persen dibandingkan pada...
Ilustrasi

APBN 2021 Capai Rp2.750 Triliun, Pendidikan Kebagian Rp550 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 01 Desember 2020, 22:55 WIB
Alokasi ini dikatakan menjadi yang terbesar dibandingkan bidang lain di mana mencapai 20% dari total APBN...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya