Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan berencana untuk melakukan penetrasi (turun langsung) pasar jelang hari raya Natal 2019 dan tahun baru 2020. Tujuan penetrasi pasar, untuk memantau beberapa harga komoditas kebutuhan pokok.
"Tantangan yang perlu kita antisipasi ialah inflasi kelompok bahan makanan 2019 cenderung naik, serta musim kemarau panjang yang hampir merata di seluruh Indonesia," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto di Jakarta, Rabu (13/11).
Agus menjelaskan beberapa kebutuhan pokok yang akan dipantau Kemendag seperti beras, daging sapi, minyak goreng, gula, tepung terigu, bawang putih, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, telur ayam ras dan daging ayam ras. Stabilitas harga beberapa komoditi tersebut, lanjutnya, perlu dijaga menjelang dua momen besar akhir tahun.
"Hari besar keagamaan nasional merupakan periode yang rawan mengalami gejolak pasar, khususnya barang kebutuhan pokok akibat faktor peningkatan demand masyarakat," tuturnya.
Baca juga: Kemendag Beri Bantuan Bahan Pokok Kepada Korban Gempa Maluku
Berdasarkan data BPS sampai minggu keempat Oktober 2019, harga bahan pokok dibandingkan dengan bulan sebelumnya relatif stabil seperti beras, daging sapi, minyak goreng, gula, tepung terigu dan bawang putih. Adapun, beberapa komoditi mengalami penurunan harga seperti cabai rawit 17,93%, cabai merah 10,88% dan telur ayam ras 5,70%.
"Komoditi yang mengalami kenaikan harga hanya bawang merah 5,7% dan daging ayam ras 5,55%. Tugas kita bersama untuk mejaga harga tetap stabil agar tercapainya sasaran inflasi pemerintah yang telah ditetapkan dibawah 3,5%," imbuhnya.
Inflasi umum pada oktober 2019 dari bulan ke bulan (MoM) sebesar 0,02% dan inflasi sepanjang tahun 2019 sebesar 2,2%. Sementara itu, kelompok bahan makanan Oktober 2019 secara MoM mengalami inflasi 0,41%. Namun secara keseluruhan, inflasi kelompok bahan makanan sepanjang 2019 secara year to date sebesar 3,09% atau tertinggi dibangding kelompok pengeluaran lainnya.
"Beberapa faktor utama penyebab naiknya inflasi tersebut adalah kenaikan harga cabai merah akibat kemarau yang cukup panjang. Hal ini perlu kita waspadai dan antisipasi," pungkasnya.(OL-5)
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Langkah ini diambil untuk menanggapi temuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.
Pasar Kamp itu timbul dadakan atas inisiatif pedagang Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang berjualan di jalur itu untuk meringankan pedagang dari Bener Meriah serta Aceh Tengah.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
“Secara umum ketersediaan bahan pokok aman, termasuk menghadapi musim hujan. Sampai sekarang belum ada gangguan distribusi dari daerah pengirim maupun dari peternak lokal,”
MELAMBUNGNYA harga kebutuhan pokok di Pulau Bawean, membuat warga di sana menjerit. Meningkatnya harga terjadi karena kelangkaan yang terjadi akibat pasokan yang minim.
hal ini menjadi salah satu faktor momen perbaikan ekonomi setelah Idulfitri adalah harga pangan yang cenderung terkendali.
Pedagang mengaku, kenaikan harga ini karena memang harga beli para pedagang dari distributor sudah tinggi, sehingga pedagang hanya melakukan penyesuaian harga saja
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved