Selasa 12 November 2019, 16:15 WIB

Veritas Perkenalkan Layanan Perlindungan Data

Putri Anisa Yuliani | Ekonomi
Veritas Perkenalkan Layanan Perlindungan Data

Medcom.id
ilustrasi -- perlindungan data

 

PERTUMBUHAN perkembangan data digital di Indonesia semakin cepat dan banyak setiap waktu. Data digtial seperti data identitas serta data kependudukan menjadi isu yang sensitif. 

Oleh sebab itu, Vice President and Managing Director, Asia South Region, Veritas Technologies LLC Ravi Rajendran pun menyebut pengorganisasian data serta perlindungan data menjadi sangat penting terlebih di Indonesia yang setiap waktu pemerintah berpacu untuk mendigitalisasi data.

"Setiap waktu data selalu berkembang, tetapi apakah ada yang bisa menjamin bisa mengorganisasikan mana data yang digunakan, mana data yang harus dibuang dan mana data yang akan diolah. Kini kita harus memegang kontrol tersebut," ungkap Ravi dalam pertemua Veritas Vision Executive Forum 2019 yang dilangsungkan di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/11).

Ia menegaskan melalui pengelolaan data tersebut, bahkan perusahaan bisa memperoleh keuntungan. Sebab melakui digital transformasi, perusahaan bisa mengenali model bisnis baru yang berkelanjutan untuk mengembangkan perusahaan.

Di sisi lain, seringkali data sulit ditemukan maupun dicari karena penyimpanan yang tidak apik. Di sinilah Veritas Technologies memperkenalkan tiga prinsip yang digunakan dalam layanan pengorganisasian data.

Pertama adalah 'availability' atau ketersediaan. Dalam mengorganisasikan data, ketersediaan data dengan lengkap dan cepat serta mudah menjadi kunci kesuksesan riset yang dilakukan oleh setiap riset pengembangan yang dilakukan perusahaan maupun pemerintah guna membuat kebijakan atau pengambilan keputusan.

Kedua, 'protection' atau perlindungan. Dalam setiap pengorganisasian diperlukan pencegahan dini dari setiap potensi kerusakan maupun kehilangan data.

Ketiga, adalah 'insights' atau wawasan terhadap data tersebut.

"Ketiga hal tersebut menjadi prinsip yang utama yang kami berikan untuk pengorganisasin termasuk layanan perlindungan data kepada para pelanggan," tegasnya.

Baca juga: Paruh Waktu, Plattform Digital, Kurangi Tingkat Pengangguran

Di Indonesia sendiri, Veritas Technologies sudah bekerja sama mengorganisasikan dan memberikan perlindungan data bagi banyak perusahaan serta pemerintah.

"Klien kami khususnya bergerak di bidang telekomunikasi, perbankan serat pemerintah," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Executive Vice President Data Protection Business Veritas Technologies LLC Deepak Mohan menyebut klien pemerintah menjadi yang paling unik. Sebab, data-data yang dikelola pemerintah bersifat kritikal dan berkaitan dengan isu-isu sensitif.

"Seperti identitas kependudukan dan pemilu. Kesemua itu harus dilindungi dan dikelola dengan baik oleh pemerintah," ungkapnya. (A-4)

Baca Juga

Antara/Dok.Kemenhub

Lima Destinasi Bali Baru Dukung Pemulihan Pariwisata

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 27 November 2020, 08:35 WIB
Pada masing-masing destinasi di kawasan 5 Bali Baru akan disiapkan sistem dan fasilitas khusus untuk mengakomodir turis-turis mancanegara...
Ist

Kalahkan 32 Perusahaan, BNI Jadi Pengembang API Portal Terbaik

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 08:00 WIB
BNI berhasil memenangkan kategori Best Overall Developer Portal–Community Prize Nominees...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PT SMI Suntik Rp1,857 Triliun ke 8 Daerah

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 27 November 2020, 04:30 WIB
Pemerintah daerah di Pulau Jawa masih mendominasi pinjaman dengan porsi 64%, Sulawesi 23%, Sumatra 10%, Maluku dan Papua 2%, serta Bali dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya