Rabu 30 Oktober 2019, 21:45 WIB

Kesempatan Keluarga Muda Milliki Rumah

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Kesempatan Keluarga Muda Milliki Rumah

Istimewa
Pemberian hadiah menjadi salah satu jurus yang kerap dilakukan pengembang untuk menarik minat konsumen.

 

RUMAH memang menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Sayangnya, harga rumah yang semakin mahal, membuat banyak orang kesulitan untuk memilikinya, terutama bagi pasangan muda.

Berangkat dari kenyataan tersebut, manajemen perumahan Royal Tajur Bogor menawarkan rumah baru 2 lantai di Cluster The Bradfield yang merupakan pengembangan Tahap 3.  Menurut Hendra Gunawan General Manager Royal Tajur, The Bradfield 3 ini memang khusus membidik segmen pasangan muda (keluarga baru) yang membutuhkan rumah pertama.
Itu sebabnya mereka membandrol dengan harga Rp700 jutaan. Harga tersebut jauh di bawah tahap I dan II yang seharga mulai dari Rp1 miliar.

Baca juga: Kenaikan Harga Properti Melambat

“Proyek tahap 3 ini merupakan kelanjutan dari pengembangan klaster The Bradfield di lahan seluas 2,5 hektare dengan kapasitas pengembangan keseluruhan mencapai 200-an unit. Kami sudah pelajari kebutuhan hunian untuk pasangan muda. Ternyata mereka butuh rumah tak terlalu besar dan harga di bawah Rp1 miliar,” kata Hendra di sela-sela acara Senam Party & Peluncuran The Bradfield 3, di Royal Tajur, Bogor, Rabu (30/10).

Pada kesempatan yang sama, Frans Hartono Department Head Sales Royal Tajur menjelaskan, tipe rumah yang dirilis berukuran 41/84 (LB/LT)  Mereka hanya menyediakan 43 unit dan ditargetkan habis pada akhir bulan depan.

“Dari sounding marketing kami sebelum The Bradfield 3 ini diluncurkan secara resmi, sudah ada 10 unit yang terjual. Ternyata respon pasar sangat bagus,” ujar Frans.

Dalam kesempatan itu Royal Tajur juga menyertakan penjualan proyek eksisting yang kini tengah dibangun di kawasan Royal Tajur, yaitu unit di Klaster Aveburry dan The Prominence. Untuk pembeli di dua klaster elit tersebut akan mendapat hadiah sepeda listrik.  

Proyek Perumahan  Royal Tajur memiliki kawasan pengembangan seluas 88 hektar, yang 12,5 hektar di antaranya sudah dikembangkan. Keunggulan Royal Tajur adalah kawasannya yang berkontur sehingga memberikan bukaan pada pemandangan pegunungan (Gunung Salak), serta dikelilingi hutan Biotrop. Hal itu membuat para penghuni dapat mendapati udara segar dan nyaman.

Pada kesempatan yang sama Frans juga menawarkan unit apartemen dengan program Kabinet #JKW yang maksudnya merupakan akronim dari: Jaminan harga Bagus (Harga mulai Rp418 juta), Keuntungan berlipat (OVO Cash, Cashback 50%), dan Wilayah bisnis Kota Bogor (Penghasilan sewa 78 juta).
Secara khusus program ini ditawarkan untuk proyek apartemen Royal Heights Tajur yang kini tengah dibangun oleh manajemen perumahan Royal Tajur.

“Pembeli apartemen Royal Heights berpeluang mendapatkan hasil sewa dari unit yang mereka beli senilai Rp78 juta dalam dua tahun penyewaan. Ini karena lokasi apartemen berada di daerah strategis di area bisnis Bogor dan dikelola sewa oleh partner kami startup co-living pertama di Indonesia Yukstay.com,” ujarnya. (RO/A-3)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

PLN :112 Ribu Pelanggan Nikmati Promo Tambah Daya Rp202 Ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 18:30 WIB
Hingga 21 Oktober 2021, hampir 112 ribu pelanggan telah mengikuti program diskon tambah daya listrik dengan harga spesial...
ANTARA

Pemerintah Perlu Perkuat Perlindungan Nasabah Fintech

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 17:30 WIB
pemerintah perlu memastikan perlindungan yang memadai bagi nasabah layanan financial technology (fintech)...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Erick Apresiasi Langkah BRI Dampingi UMKM Jalani Transformasi Digital

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 17:07 WIB
Efisiensi digitalisasi business process yang dilakukan Mantri BRI yang berperan sebagai tenaga pemasar sekaligus penasehat keuangan untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya