Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana menjual sembilan ruas tol milik perseroan. Saat ini, dua investor telah menyatakan ketertarikan untuk membeli lima dari sembilan ruas tol yang ditawarkan.
"Jadi, ada sembilan ruas. Yang sekarang lagi proses due diligence oleh dua investor kita ada lima ruas," kata Direktur Keuangan Waskita Karya, Haris Gunawan, dalam gelaran paparan publik di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin.
Namun, Haris tidak menyebutkan ruas tol mana saja yang akan dibeli investor dan nilai penjualan ruas tol tersebut.
Kesembilan ruas tol yang akan didivestasi itu ialah Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Probolinggo, Semarang-Batang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, SRIMP (Kayu Agung-Palembang-Betung), JMKT (Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi), dan Becakayu.
Haris menambahkan pihaknya telah mendapatkan izin untuk melakukan divestasi tersebut dari para pemegang saham Waskita Karya.
Hingga kini, proses penjualan lima ruas tol masih dalam tahap penilaian kinerja perusahaan oleh kedua calon investor, yang ditarget selesai pada semester II 2019.
"Empat atau lima ruas akan dieksekusi di semester II. Sekarang kami sedang melakukan negosiasi. Perjalanannya ada sekitar tiga step (langkah) lagi," jelas Haris.
Menurut Haris, dana hasil penjualan itu bakal digunakan untuk melakukan investasi di sejumlah proyek baru. Untuk semester I tahun ini, Waskita Karya memperoleh kontrak baru Rp8,4 triliun. Angka itu meningkat dari Rp7,65 triliun di periode sama tahun lalu.
Perusahaan dengan kode emiten WSKT itu juga tengah melirik proyek pemindahan ibu kota baru di Kalimantan bersama BUMN kontraktor lain yakni PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk. Direktur Operasi II Waskita Karya Bambang Rianto menyatakan pemindahan ibu kota baru ialah peluang besar bagi kontraktor. (Ata/E-3)
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono memprediksi ada 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga di libur Imlek 2026.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved