Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DESAIN kebijakan yang tidak sinkron antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan memicu transaksi gelap terkait impor komoditas pangan.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief mengatakan, kasus suap pengurusan izin impor bawang putih merupakan buah dari ketidaksinkronan kebijakan dua kementerian tersebut.
"Antara Kementerian Perdagangan dan Pertanian tidak selalu sinkron. Misalnya seperti saat ada impor beras. Kementerian Pertanian mengatakan beras banyak tapi masih saja diimpor. Akhirnya Kepala Bulog mengeluh, mau ditaruh di mana impor ini karena gudangnya sudah penuh," ujar Laode di Jakarta, Jumat (9/8).
Persoalan tersebut, jelas Laode, harus segera diperbaiki pemerintah karena ketidaksinkronan kebijakan kedua kementerian itu sudah terjadi lama. Sebab, hal itu menjadi celah terjadinya perdagangan pengaruh.
"Perdagangan pengaruh juga akhirnya dimanfaatkan, karena selisih harga komoditas di luar negeri dengan dalam negeri itu tinggi sekali. Seperti bawang putih harganya satu kilogram di sini berapa? Kalau di Tiongkok murah sekali, beras juga begitu harga beras itu setengahnya harga per kilogram di luar negeri dengan dalam negeri," jelas Laode.
Baca juga: Mendag Bingung Urus Impor Bawang Putih Pakai Suap DPR
Kasus serupa pernah terjadi pada 2013 kala KPK membongkar kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian yang menyeret mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Menurut Laode, terulangnya kasus suap komoditas pangan menjadi tamparan bagi pemerintah.
"Dulu kita pernah impor sapi, sekarang bawang, sebelumnya dulu sapi juga. Ini kelihatannya modusnya masih sama. Cuma modus bergeraknya beda-beda. Jadi kita harus menyesuaikan diri untuk hal itu," jelas akademisi Universitas Hassanudin itu.
Sebelumnya, KPK menetapkan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra, sebagai tersangka dugaan suap terkait pengurusan izin impor bawang putih pada 2019.
Selain Nyoman, KPK juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka yang diduga sebagai penerima dan pemberi suap dalam perkara itu.
"Menetapkan enam orang sebagai tersangka. Diduga sebagai Pemberi yakni CSU alias Afung (Chandry Suanda), swasta; DDW (Doddy Wahyudi), swasta; ZFK (ZUlfikar), swasta. Sementara diduga sebagai penerima INY (I Nyoman Dhamantra), Anggota DPR 2014-2019; MBS (Mirawati Basri), orang kepercayaan INY dan ELV (Elviyanto), swasta," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo dalam konferensi pers, Kamis (8/8). (OL-8)
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur wajib yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan Nusantara maupun internasional.
SEJUMLAH ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sharjah, Uni Emirat Arab, melaporkan bahwa ekstrak bawang putih berpotensi dimanfaatkan sebagai obat kumur cegah bau mulut.
Peneliti menemukan makanan seperti bawang putih, sayuran hijau, daging, hingga kebiasaan minum alkohol dapat mengubah aroma tubuh.
Bawang putih bukan sekadar bumbu dapur. Satu siung kecil ternyata menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan. Mengonsumsi bawang putih secara rutin bisa menjadi “obat alami”.
Brokoli, kembang kol, dan kubis mengandung sulforaphane, zat yang mampu memperkecil ukuran tumor hingga 50%.
KONSUMSI bawang putih ternyata secara teratur ke dalam makanan ternyata terbukti dapat menjaga kadar gula darah dan kolesterol tetap terkendali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved