Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

BRI Turunkan Suku Bunga Kredit 50 Basis Poin

(Pra/E-1)
09/8/2019 09:00
BRI Turunkan Suku Bunga Kredit 50 Basis Poin
Direktur Utama Suprajarto (kiri)(MI/MOHAMAD IRFAN)

PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk merespons kebijakan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dengan melakukan penyesuaian suku bunga.

Penyesuaian itu dilakukan dengan menurunkan suku bunga kredit pada segmen kredit mikro, retail, dan konsumer hingga 50 basis poin (bps).

Direktur Utama Bank BRI Suprajarto mengungkapkan bahwa BRI juga melakukan digitalisasi proses kredit untuk mempercepat proses pelayanan kredit.

"BRI melakukan penyesuaian suku bunga sehingga dengan proses kredit yang cepat dan suku bunga yang murah tentunya dapat memberikan ruang pertumbuhan kredit yang lebih tinggi," ungkap Suprajarto dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Seperti diketahui, Bank BRI telah melakukan digitalisasi proses kredit sejak 2018 lalu dengan aplikasi yang disebut BRISPOT.

Terobosan digital Bank BRI ini dinilai ampuh mengakselerasi proses pengajuan kredit mikro menjadi lebih cepat, efisien, paperless, dan digital base.

Di sisi lain, penyesuaian suku bunga kredit BRI tersebut sejalan dengan meningkatnya efisiensi operasional dan penurunan suku bunga simpanan yang telah dilakukan karena penurunan suku bunga acuan BI 7-day repo rate (BI7DRR) sebesar 25 bps pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Juli kemarin.

Di sisi lain, BRI mampu menjaga layanan operasional perbankan tetap lancar saat terjadi pemadaman listrik massal di Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat serta Banten pada Minggu (4/8) lalu.

Kinerja baik itu bisa dicapai karena perseroan memiliki satelit atau BRIsat yang mampu menopang kegiatan operasional sekalipun terjadi gangguan komunikasi.

"BRIsat berperan sangat vital dalam memastikan jaringan kantor dan ATM BRI tetap terhubung ke data center. Dengan jaringan yang terus tersambung, BRI tidak terganggu dalam memberikan layanan kepada para nasabah," ujar Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo.

Untuk mitigasi risiko di sisi jaringan komunikasi secara jangka panjang, BRI akan melakukan diversitas untuk BRIsat. Upaya itu akan mulai dilaksanakan.

"Sejalan dengan perkembangan bisnis BRI dan kebutuhan jaringan yang meningkat, pada akhir 2023 BRI berencana meluncurkan satelit High Throughput Satellite untuk menambah kapasitas jaringan komunikasi melalui anak perusahaan BRI," tandasnya. (Pra/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya