Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT International Chemical Industry (Intercallin) yang dikenal lewat produk baterai primer dengan merek dagang ABC Battery, membidik produk baterai listrik yang bisa didaur ulang (recycle) sebagai pasar baru. Produk yag akan dibuat ialah powerbank dan baterai untuk kendaraan bermotor listrik.
Untuk merealisasikan rencana itu, Intercallin akan memperluas pabrik mereka di Jakarta Barat dan bekerja sama dengan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kementerian Perindustrian.
"Mereka mau membuat baterai listrik dengan menghilirisasi hasil penelitian kita," ujar Kepala B4T Kemenperin Budi Susanto di sela acara Bandung Riset Expo (BandREx) 2019 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/8).
Budi menuturkan riset baterai listrik sudah dirintis pihaknya sejak 2013 dengan membuat sel baterainya. Hasilnya ialah baterai ponsel yang berkapasitas 2.000 mAh, power bank 7.000 mAH, power house portable 20.000 mAh dan baterai sepeda motor listrik.
"Kami memang bergerak masih di ranah low capacity karena teknologinya berbeda. Di sepeda motor listrik kami sudah mulai. Tapi kalo yang untuk ke mobil, kami memang belum memulai, tapi kami sedang menyusun standarnya," beber Budi.
Baca juga: BPPT Fokus Dukung Industri Baterai Kendaraan Listrik
Budi melanjutkan Intercallin kemungkinan juga akan masuk ke jenis baterai lain yang bisa di swipe untuk sepeda motor.
"Jadi yang diisi. Mereka membuat yang portable, nanti dijual apakah di minimarket atau pom bensin. Kalau mau isi ulang bisa tinggal diambil dari sepeda motornya, terus beli yang dari situ, masukin ke motor dan jalan," urai Budi.
Menurut Budi, Intercallin memilih menggunakan produk B4T karena alasan ekonomis, transfer teknologinya tidak semahal jika mengambil dari luar negeri. Perusahaan hanya membayar hak kekayaan intelektualnya saja.
"Kalau beli dari luar negeri, teknologinya itu mahal. Nah kalau mereka menggunakan hasil riset kita untuk dihilirisasi, justru pemerintah yang akan memberikan insentif," pungkasnya.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara menambahkan untuk hilirisasi produk terkait penggunaan baterai listrik juga diminati salah satu produsen sepeda motor di Indonesia, yakni Viar.
"Sudah dilakukan kerja sama dengan Viar sejak 2 tahun lalu. mereka ingin ukuran baterai lebih kecil tapi daya besar dan harga ekonomis. Kita lagi siapkan itu," kata Ngakan.(OL-5)
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Kegiatan diikuti sebanyak 347 peserta tingkat SD dan SMP dari wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi tersebut bertujuan untuk membentuk generasi literat yang sadar lingkungan.
Jaringan bioskop Cinema XXI menyalurkan hasil penjualan program XXI Screen Bag, tas hasil daur ulang layar bioskop bekas, untuk mendukung anak-anak penyintas kekerasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved