Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi Juli sebesar 0,31%. Angka tersebut merupakan yang terendah dalam empat bulan terakhir.
Tercatat, pada April, tingkat inflasi mencapai 0,44%. Tumbuh menjadi 0,68% di Mei dan turun sedikit ke level 0,55% pada Juni.
Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan tren inflasi terus menurun karena sudah melewati masa kritis yakni Ramadan dan Lebaran.
Dari tahun ke tahun, periode hari besar keagamaan memang memicu inflasi tinggi karena didorong pemenuhan konsumsi yang melonjak.
Secara tahun kalender atau sejak Januari hingga Juli, tingkat inflasi tercatat sebesar 2,36%. Adapun, secara tahun ke tahun, berada di level 3,32%.
Baca juga: Pemerintah Harus Ganti Jurus di Sawit
"Dengan memerhatikan hal tersebut, saya bisa pastikan angka inflasi masih terkendali karena berada di bawah target yang ditetapkan pemerintah yakni 3,5% plus minus 1%," ujar Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Kamis (1/8).
Tingkat inflasi periode ini disebabkan semua kelompok pengeluaran kecuali transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.
Bahan makanan menjadi kontributor terbesar dengan angka 0,80% dan andil terhadap inflasi mencapai 0,17%.
"Komoditas yang memberi andil besar adalah cabai merah dan cabai rawit. Ketergantungan kita akan cabai masih sangat tinggi. Ini yang harus diantisipasi karena usia cabai juga tidak tahan lama," tutur pria yang akrab disapa Ketjuk itu.
Pemberi andil terbesar kedua datang dari kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi, dan olah raga yang tercatat sebesar 0,92% dengan andil terhadap inflasi 0,07%.
"Dari kelompok pendidikan kita sudah duga akan ada inflasi karena Juli adalah periode anak-anak masuk sekolah. Ada kenaikan untuk biaya uang sekolah mulai dari SD, SMP, SMA serta bimbingan belajar," ucapnya.
Yang cukup menarik adalah fakta deflasi dari kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.
Ketjuk mengatakan angkutan antar kota sudah mengalami penurunan seiring berakhirnya periode lebaran dan libur sekolah.
"Tarif angkutan udara juga berangsur turun dengan adanya kebijakan penurunan tarif batas atas," tandasnya. (OL-2)
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved