Rabu 24 Juli 2019, 16:10 WIB

Pemerintah Diminta Naikkan Bea Masuk Impor Teh

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pemerintah Diminta Naikkan Bea Masuk Impor Teh

ANTARA
Buruh memetik pucuk daun teh di area perkebunan teh

 

PRODUSEN teh lokal mendesak pemerintah menaikkan bea masuk impor teh. Hal itu diperlukan untuk menjaga keberlangsungan produk dalam negeri.

Saat ini, bea masuk teh ke Indonesia hanya ditetapkan 20%. Tarif tersebut lebih rendah dibandingkan negara-negara produsen lain seperti Vietnam yang menetapkan hingga 50% dan India 114%.

Bea masuk teh yang rendah membuat produk dari luar negeri lebih mudah masuk. Terlebih, beberapa negara produsen lain berani menjual komoditas teh dengan harga lebih rendah dibandingkan yang diproduksi di dalam negeri.

Sebagian produsen minuman teh kemasan pun lebih memilih bahan baku teh asing.

"Teh itu murah dengan kelas kualitas rendah. Karena untuk produksi minuman kemasan tidak diperlukan teh dengan kualitas terbaik," ujar Ketua Dewan Teh Indonesia (DTI) Suharyo Husen kepada Media Indonesia, Rabu (24/7).

Baca juga: Produktivitas Teh Nasional belum Optimal

DTI mencatat, pada 2018, total impor teh mencapai 40 ribu ton dan 90% dari jumlah tersebut adalah produk dengan kualitas bawah. Menurutnya, bea masuk 40% adalah angka yang ideal untuk ditetapkan.

Kenaikan bea masuk yang diusulkan tidak melebihi angka yang ditetapkan Vietnam karena ada industri-industri tertentu yang masih sangat bergantung pada teh impor.

"Seperti perhotelan yang membutuhkan teh berkualitas tinggi. Sementara kita belum bisa penuhi dari dalam negeri,” tuturnya.

Terkait produksi, ia mengungkapkan pada 2018 para petani lokal mampu menghasilkan sekitar 140 ribu ton teh. Dari jumlah tersebut, 60% ditujukan untuk pasar impor dan sisanya untuk keperluan lokal.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

Peringkat “idAAA” untuk Obligasi Idosat dan Mandiri

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 21 Juni 2021, 08:15 WIB
ISAT akan melunasi obligasi tersebut menggunakan fasilitas kredit yang belum digunakan senilai Rp4,5 triliun pada akhir Maret...
Antara/Asprilla Dwi Adha

PPI Tambah Keberadaan Kantor Perwakilan di Luar Negeri

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 21 Juni 2021, 07:45 WIB
Selain tingkat Internasional, PPI kini juga memperkuat perdagangan di tingkat pedesaan seperti pengembangan Toko Grosir...
Dok.BRI Agro

Pacu Penyaluran Pinjaman Digital, BRI Agro Gandeng KoinWorks

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 21 Juni 2021, 06:45 WIB
Hingga Mei 2021 BRI Agro telah menyalurkan sebesar Rp 348miliar melalui platform...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya