Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Kondisi Ekonomi Kondusif, Pengembang Properti Optimis

R.M Zen
24/7/2019 00:36
Kondisi Ekonomi Kondusif, Pengembang Properti Optimis
Direksi PT.Setiawan Dwi Tunggal (SDT)(Dok. SouthCity)

KONDISI makro ekonomi Indonesia saat ini relatif kondusif, ditandai dengan pertumbuhan ekonomi sekitar lima persen dan kondisi pascapemilu yang relatif kondusif.

Selain itu, komitmen pemerintah yang kuat dalam membangun infrastruktur juga menjadi pendorong optimisme para pengembang atas prospek penjualan properti tahun ini.

PT. Setiawan Dwi Tunggal (SDT) melakukan serah terima unit Ruko SouthCity Square kepada konsumen melalui Direktur SouthCity Peony Tang di kawasan Pondok Cabe, Jakarta, Selasa (23/7).

"Ini menunjukkan komitmen kuat kami untuk para investor dan end user yang sudah memercayakan investasinya kepada kami. Ditambah lagi kemudahan akses yang akan meningkatkan nilai investasi di SouthCity", ungkap Peony.

Baca juga : Proyek Infrastruktur Dongkrak Properti

Keyakinan tersebut didukung ketersediaan infrastruktur, seperti Mass Rapid Transit (MRT), 3 Rute baru TransJakarta yang melewati SouthCity-Lebak Bulus, SouthCity-Kuningan, Pondok Cabe-Tanah Abang dan tiga akses jalan tol Depok-Antasari, Jagorawi dan Serpong.

Serah terima unit rumah toko (ruko) tersebut sesuai dengan target pengembang sejak dibangun pada 2017 lalu. Lokasi ruko yang strategis terletak tepat di pintu masuk menuju area kawasan SouthCity, terdiri atas dua blok dengan 44 unit ruko butik Food & Beverages (F&B) di atas lahan 17.000 meter persegi.

“Setiap ruko tidak hanya memiliki lahan parkir di depan ruko mereka, tetapi juga lahan parkir yang dibangun di bawah tanah (basement) yang membuat para tenant memilih SouthCity Square menjadi pilihan utama untuk mengembangkan bisnisnya." ujar Peony menambahkan.

Ruko SouthCity dibangun tiga lantai memiliki lebar muka yang berbeda, mulai dari 5,5m, 8,2m, 9,7m sampai 11,85m. Kesemuanya memiliki panjang yang sama 17,5m. "Harga berkisar Rp4 miliaran hingga Rp11 miliaran per unit," ujar Peony. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya