Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia memprediksi neraca pembayaran Indonesia akan surplus US$3 miliar pada kuartal II.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, hal itu terlihat dari naiknya cadangan devisa pada akhir Juni yang tercatat hingga US$123,8 miliar.
"Lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Itu menunjukan secara overall triwulan dua itu surplus US$3 milar," kata Perry di Gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (5/7).
Dirinya menuturkan, berdasarkan pola musiman, neraca transaksi berjalan (CAD) umumnya akan mengalami defisit pada kuartal II. Namun begitu, tingginya neraca modal berpotensi menutupi defisit CAD
"Jadi ini menggambarkan meskipun triwulan II CAD secara musimannya naik paling tinggi diantara kuartal-kuartal lain, tapi target kita lebih rendah 3%. Tapi memang surplus neraca modal lebih tinggi dan dapat menutupi defisit CAD," ungkapnya.
Baca juga: Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan I Membaik
Perry mengungkapkan, meskipun optimistis neraca pembayaran akan mengalami surplus, pihaknya akan menunggu rilis Badan Pusat Statistik lebih lanjut.
"Secara persisnya kita lihat angka-angka neraca perdagangan di bulan juni. Kami tunggu dari BPS kita lihat persisnya angka neraca transaksi berjalan. Kita kira tidak akan lebih rendah dari PDB," tukasnya.
Bank Indonesia mencatat adanya kenaikan devisa menjadi US$123,8 miliar pada akhir Juni 2019. Angka tersebut meningkat dibanding dengan posisi pada akhir Mei 2019 yang sebesar US$120,3 miliar.(OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved