Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Sindeli Propertindo Abadi, anak usaha Beijing Wuzhou Group, secara resmi memulai tahapan pembangunan proyek perdana mereka yakni kawasan superblok JKT Living Star dengan melakukan prosesi groundbreaking fase pertama proyek tersebut di kantor marketing gallery di Pasar Rebo, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.
Dalam kesempatan sama, dilakukan pula penandatanganan kerja sama operasi antara PT Sindeli Propertindo Abadi dan MCC Land (Singapore) Pte Ltd serta China Jingye Engineering Corporation Limited (Indonesia Branch) dan PT Indo Metallurgical Construction of MCC Overseas sebagai kontraktor utama proyek JKT Living Star.
Dalam siaran pers yang diterima Selasa (2/7), CEO PT Sindeli Propertindo Abadi, Wu Wei menuturkan, nantinya JKT Living Star akan dioperasikan bersama oleh MCC Land Singapore dan PT Sindeli Propertindo Abadi melalui kerja sama megamerger. Ia menyebut MCC Land Singapore akan mengaplikasikan sistem manajemen canggih dalam seluruh proses pengembangan proyek dan menggabungkan berbagai pengalaman mereka bersama mitra lokal untuk membangun proyek berkualitas tinggi. JKT Living Star merupakan proyek properti pertama MCC Land di Indonesia.
"Kami menggandeng MCC Land Singapore yang telah sangat berpengalaman sebagai developer di kawasan Asia Tenggara, sementara untuk main contractor kami pilih PT Indo Metallurgical Construction of MCC Overseas yang merupakan salah satu kontraktor terbesar di dunia," ujarnya.
Menurut Wu Wei, MCC memiliki pemahaman yang mendalam tentang esensi kehidupan perkotaan di Singapura dan kebutuhan hidup para konsumen properti di Asia Tenggara. Kelebihan inilah yang nantinya akan diimplementasikan dan dihadirkan MCC Land di proyek JKT Living Star.
"Kami yakin bahwa JKT Living Star akan menjadi model kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia untuk menjalin persahabatan mendalam antara kedua bangsa," ungkapnya, optimistis.
Sementara itu, GM PT Indo Metallurgical Construction of MCC Overseas, Cao Xiaowei, mengklaim pihaknya sudah berpengalaman selama 20 tahun dan sarat pengalaman di pembangunan berbagai perumahan kelas atas, lalu lintas, proyek peleburan, Infrastruktur, smart city, theme park dan lainnya.
"Kami berkomitmen membangun proyek JKT Living Star dengan kualitas terbaik melalui integrasi sumber daya, perencanaan dengan cermat, manajemen ilmiah, serta kontrol kualitas proyek," jelas Cao Xiaowei.
Superblok prestisius di Jakarta Timur
JKT Living Star dikembangkan di atas total lahan seluas 4,8 hektare. Proyek dengan total investasi sebesar US$150 juta tersebut nantinya akan terdiri dari 6 tower apartemen setinggi 28 lantai yang merangkum 3,648 unit apartemen, distrik komersial, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Secara lokasi, JKT Living Star memiliki posisi dikelilingi oleh empat ruas jalan utama, yaitu Tol Lingkar Luar, Tol Cijago, Tol Jagorawi, dan Jalan Raya Bogor. Selain itu, jaringan transportasi di wilayah ini juga sudah lengkap, sehingga memudahkan aktivitas sehari-hari para penghuni nantinya.
Adapun secara konsep, JKT Living Star yang menyasar generasi milineal dan masyarakat kelas menengah ini mengusung konsep green environment. Konsep hijau tersebut diimplementasikan dengan mengalokasikan lahan sebesar 65% untuk kawasan hijau atau seluas 3,5 ha, 5 taman besar serta 1 taman riverfront yang membuat penghuni merasakan tinggal dengan suasana hijau tapi tetap dengan fasilitas kehidupan urban modern. (RO/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved