Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

RI-Argentina Garap Working Group

(Pra/Mal/E-2)
26/6/2019 23:20
RI-Argentina Garap Working Group
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Presiden Republik Argentina Mauricio Macri memberikan keterangan bersama(MI/RAMDANI)

INDONESIA dan Argentina membentuk Working Group Trade Invesment (WGTI) sebagai upaya awal peningkatan kerja sama perdagangan kedua negara.

Pembentukan wadah komunikasi dan promosi itu sebagai tindak lanjut dari pertemuan bilateral ­antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Argentina Mauricio Macri yang digelar kemarin di Istana Kepresidenan ­Bogor, Jawa Barat.

“Di forum WGTI, kita bisa tukar-menukar informasi. Dua negara ini kan jauh sekali, satu di Amerika Selatan, satu lagi di Asia Tenggara, jadi kurang mengenal, kurang banyak informasi yang tersebar. Jadi, di sini kita bisa kumpulkan itu semua,” papar Direktur Perdagangan Bilateral Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini.

Pada fungsi promosi, pemerintah Indonesia dan Argentina akan mendorong para pelaku usaha untuk berkunjung ke event-event yang diselenggarakan kedua negara. Hal itu dilakukan sebagai upaya perkenalan secara langsung dan melihat bagaimana kondisi pasar yang akan dituju.

Adapun dari sisi ­fasilitasi, tim kerja akan ­membahas berbagai isu yang terjadi antara Indonesia dan Argentina.

“Seperti soal tarif, kemudian rencana perdagangan daging sapi dan lain-lain. Itu yang akan dibahas. Kita akan identifikasi dulu semuanya,” tutur Ni Made.

Ketika tiga fungsi itu sudah dilakukan, WGTI akan mengeluarkan rekomendasi terkait dengan apa yang perlu dilakukan ke depan.

Rekomendasi itu dapat menjadi dasar rancangan pembentukan perjanjian dagang, baik berupa free trade agreement (FTA) maupun comprehensive ­economic partnership agreement (CEPA).
“Kalau dirasa cukup, kita bisa bentuk FTA. Tapi kalau belum, ya nanti dulu,” ucapnya. (Pra/Mal/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya