Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus menambah panjang jalan tol di Indonesia untuk meningkatkan konektivitas guna memperlancar distribusi dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa.
Pemerintah menargetkan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) yang terletak di Jawa Timur dapat beroperasi pada akhir tahun ini.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), hingga awal Juni, progres pembangunan sudah mencapai 70,24%.
Kepala BPJT Danang Parikesit mengungkapkan ruas tol dengan panjang 38,29 kilometer (km) itu terbagi menjadi empat seksi.
Seksi pertama meliputi Krian-Kademean Mengganti sepanjang 9,45 km, seksi dua Kademean Mengganti-Boboh sepanjang 13,53 km dan seksi tiga Boboh-Bunder sepanjang 6,02 km.
Tiga seksi itu yang dibidik untuk segera rampung dan dapat digunakan sebelum pergantian tahun.
Baca juga: Kementerian PUPR Akan Evaluasi Desain Rest Area Jalan Tol
Adapun, seksi empat Bunder-Manyar sepanjang 9,39 km diproyeksikan baru akan beroperasi pada 2020.
"Jika dilihat per seksi, saat ini, seksi empat progresnya yang paling rendah. Seksi satu dan dua sudah mencapai 81,64% dan 84,89%. Seksi tiga sudah berjalan 68,06%. Seksi empat masihdi bawah itu," ujar Danang melalui keterangan resmi, Jumat (21/6).
Pembangunan Tol KLBM dilaksanakan PT Waskita Bumi Wira sejak semester pertama 2017.
Adapun, total investasi yang ditanamkan sebesar Rp12,22 triliun.
Jalan bebas hambatan itu nantinya akan menghubungkan beberapa kawasan industri di Sidoarjo dan Gresik yang merupakan daerah-daerah penyangga Surabaya.
"Tol baru ini akan mendukung mobilitas kendaraan logistik pada sekitar kawasan industri dan pelabuhan di Jawa Timur serta mempermudah akses ke daerah wisata di provinsi tersebut," tutur Danang. (OL-2)
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono memprediksi ada 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga di libur Imlek 2026.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved