Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dukung FLPP, APP Hadirkan Hunian Terjangkau di Bekasi

Ghani Nurcahyadi
21/5/2019 17:50
Dukung FLPP, APP Hadirkan Hunian Terjangkau di Bekasi
Apartemen Mahardhika Park(Dok. Adhi Persada Properti)

PEMERINTAH pusat di tahun ini menargetkan membangun rumah sebanyak 1.250.000 unit. Pembangunan hunian masyarakat ini mengalami peningkatan setelah di tahun lalu menargetkan pembangunan sebanyak 1 juta unit.

Angka kenaikan itu terbilang wajar, dikarenakan kebutuhan hunian masyarakat yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Untuk mencapai target pembangunan hunian tersebut, tentu bukan pekerjaan yang mudah untuk pemerintah. Perlunya adanya kerjasama dan koordinasi antar sektor untuk bisa saling mendukung program pembangunan hunian ini.

Keterlibatan pengembang swasta serta lembaga pembiayaan, akan menjadi penting dalam merealisasikan program yang diharapkan memecah backlog kebutuhan hunian masyarakat ini.

Salah satu program yang berjalan adalah program perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang kepemilikannya dibiayai dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program ini, menawarkan skema pembelian hunian dengan suku bunga tetap (fixed rate) sebesar 5% dengan tenor sampai 20 tahun. Adapun batas kreditnya adalah Rp. 350 juta dengan uang muka 1%.

Skema FLPP ini mendapatkan respon beragam dari developer. Salah satu pengembang yang turut membangun hunian dengan skema FLPP adalah PT Adhi Persada Properti (APP). Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) yang selama ini dikenal sebagai pengembang Apartemen Kampus, kini juga turut mengembangkan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Pulung Prahasto, Direktur Teknik dan Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti Pulung Prahasto mengatakan, pihaknya melihat bahwa FLPP merupakan salah satu solusi bagi masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah untuk dapat memiliki hunian.

"Dan APP sebagai developer yang notabene adalah anak usaha BUMN, apa yang kami lakukan ini adalah perwujudan BUMN Hadir untuk Negeri, dimana kami hadir untuk membangun hunian bagi masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis.

Beberapa waktu yang lalu, Bank Indonesia merilis Survey Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal 1 tahun 2019,  dimana terjadi peningkatan pertumbuhan penyaluran FLPP dalam 2 tahun terakhir, yaitu dari 158,17 % menjadi 1.524 %.

Baca juga : Masyarakat Mulai Bergeliat Cari Info Soal Properti

Sementara itu, data dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR menunjukkan, dalam rentang Januari sampai April 2019, dana FLPP yang tersalurkan sebesar Rp3,5 Triliun yang digunakan untuk pembiayaan rumah sebayak 36.480 Unit.

Secara total sejak 2010 hingga April 2019, total dana yang telah disalurkan pemerintah melalui FLPP ini mencapai Rp40.32 Triliun, dengan realisasi untuk membiayai 614.247 rumah.

Pulung Prahasto menambahkan, proyek yang saat ini dikembangkan APP dan dipasarkan dengan menggunakan fasilitas FLPP adalah Apartemen Mardhika Park, yang berlokasi di Tambun, Bekasi.

"Hunian ini memang kami kembangkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta para pekerja yang bekerja di kawasan industry di sekitar Tambun.  Total unit yang kami pasarkan melalui FLPP mencapai 795 unit, dengan kisaran harga Rp 200 juta," ujarnya.

Apartemen Mardhika Park merupakan kawasan yang dikembangan oleh APP dilahan seluas 1,5 Ha, yang pada pengembangan pertama saat ini terdiri dari 3 menara (tower) apartemen.

Untuk tower I, total unit yang tersedia mencapai 388 Unit, untuk Tower II mencapai 417 unit, dan tower 3 mencapai 414 Unit. Dari Total unit yang tersedia, sebanyak 40% diantaranya dipasarkan dengan skema FLPP.

Sejak dilakukan groundbreaking padabMaret 2017, kini pekerjaan konstruksi mencapai 73,71%,  diperkirakan 3 tower yang direncanakan akan selesai pembangunannya pada September 2019, dan mulai serah terima Agustus 2019.

Kiswo Joedi , Project Director Mardhika Park mengatakan, sampai dengan saat ini, dari total unit yang ada, telah terjual sebanyak 749 unit , dan 490 unit diantaranya menggunakan skema FLPP, 160 telah lolos di PUPR, dan 156 unit telah diverifikasi pihak bank.

"Untuk mendukung program ini, kami telah bekerjasama dengan beberapa perbankan nasional," katanya.

Dengan dikembangkannya Mardhika Park yang menyasar market masyarakat berpenghasilan rendah ini, akan menambah portfolio project yang selama ini telah dikembangkan APP.

Sebelumnya, APP telah sukses di beberapa project baik itu Apartemen Mahasiswa, Kawasan Mixed Used, Apartemen High End / Premium, Hunian Tapak, serta kawasan Komersial. (RO/OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya