Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTASi yang rendah masih menjadi persoalan utama bagi Indonesia. Masalah tersebut membuat industri terutama manufaktur tidak bisa bergerak cepat hingga akhirnya produksi melambat dan kinerja ekspor terhambat.
Akhirnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak beranjak dari kisaran 5%.
Minimnya minat investasi tidak terlepas dari keruwetan perizinan dan birokrasi yang masih terjadi di Tanah Air.
Baca juga : Investor Asing Percaya terhadap Perekonomian Indonesia
Wakil Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Rachmat Hidayat mengungkapkan, di sisi pemerintah pusat, perizinan sudah banyak dipangkas sehingga berjalan cepat.
Namun, hal itu tidak terjadi ketika investor masuk ke ranah pemerintah daerah.
"Permasalahan itu ada di pemerintah daerah. Perizinan seperti izin lokasi, IMB, izin gangguan dan sebagainya masih banyak masalah," ujar Rachmat kepada Media Indonesia, Jumat (10/5).
Hal itu pula yang membuat investor asing masih enggan masuk menanamkan modal di dalam negeri.
"Sampai saat ini, Gapmmi belum ada kerja sama investasi dengan asing," tuturnya. (OL-8)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved