Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

KREN Targetkan Pendapatan Rp8 Triliun Tahun ini

Ghani Nurcahyadi
07/5/2019 20:00
KREN Targetkan Pendapatan Rp8 Triliun Tahun ini
Jajaran direksi KREN saat menggelar RUPS dan Public Expose(Dok. PT, Kresna Graha Investama)

SUKSES membukukan pendapatan hingga Rp7,2 triliun tahun lalu, PT. Kresna Graha Investama (KREN) tahun ini menargetkan bisa meraup pendapatan hingga Rp8 triliun.

Managing Director KREN Surjandy Jahja mengatakan, pendapatan tahun lalu meningkat 152% dibandingkan pada 2017 yang tercatat Rp4-Rp5 triliun.

"Karena itu kami optimistis akan lebih baik lagi, bahkan bisa diatas Rp8 triliun," kata Surjandy saat Rapat Umum Pemegang Saham dan Public Expose KREN di Jakarta, Selasa (7/5).

Sumbangan terbesar pendapatan KREN tahun lalu berasal dari segmen teknologi dan digital yang berkontribusi hingga 88,2% atau Rp6,2 triliun dari total pendapatan atau meningkat hingga 166,3% secara tahunan (year-on-year).

Baca juga : Saham PT. Pelayanan Tamarin Samudra Kini Lebih Murah

Sisanya berasal dari bisnis keuangan dan investasi perseroan yang meskipun kontribusinya tidak sebesar segmen teknologi dan digital, tapi pertumbuhannya mencapai 82,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi laba bersih perseroan, KREN mencatatkan laba sebesar Rp503,5 miliar tahun lalu atau naik 71,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp292,9 miliar.

"Pada akhir 2018, Perseroan telah berhasil melipat gandakan titik distribusinya sebesar 47,4% menjadi 75.910. Perseroan juga berhasil mengumpulkan 12,9 juta pengguna di 2018, naik 40,2% dari 9,2 juta pengguna pada 2017," kata Surjandy.

Untuk menopang optimisme meraup pendapatan Rp8 triliun tahun ini, CEO KREN Michael Steven mengungkapkan, telah menyiapkan sejumlah aksi korporasi. Salah satunya ialah mendorong entitas anak perusahaan untuk melantai di bursa.

Ia menargetkan pada tahun ini akan ada sekitar 5-6 perusahaan entitas anak perusahaan KREN yang melangsungkan penawaran saham perdana (IPO).

"Sektornya juga berbagai macam, ada klub sepakbola, yang berhubungan dengan telekomunikasi, perusahaan manufaktur, packaging, dan digital," ujar Steven.

Situasi kondusif pasca-Pemilu 2019 diakui Steven juga menjadi salah satu faktor pemicu optimisme KREN mampu membukukan pendapatan lebih baik tahun ini. Sejumlah inovasi teknologi dna digital pun diakui Steven telah disiapkan pihaknya tahun ini. (RO/OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya