Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

BNI Kembangkan Layanan Digital

(E-1)
29/4/2019 01:40
BNI Kembangkan Layanan Digital
Seorang petugas teller melayani nasabah di Bank BNI(ANTARA FOTO/Eric Ireng)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mengembangkan layanan perbankan digital.

Memanfaatkan perkembangan teknologi, BNI kini memudahkan masyarakat yang ingin membuka reke-ning tabungan dengan menggunakan layanan mesin dan dinamai BNI Sonic (Self Service Opening Account).
Sebagai sebuah terobosan, BNI Sonic dihadirkan di ­Inacraft 2019 pada 24 hingga 28 April lalu.

“Layanan BNI Sonic di-handle oleh mesin secara cepat dan menyeluruh sehingga ketika selesai membuka rekening, nasabah dapat langsung menggunakan kartu debit secara normal layaknya membuka tabungan di outlet konvensional,” kata Corporate Secretary BNI Meiliana.

BNI Sonic, lanjutnya, ditujukan kepada orang-orang yang digital savvy, tidak ingin ribet serta memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke outlet konvensional.

Meiliana memaparkan bahwa calon nasabah hanya membutuhkan KTP-E untuk memulai menggunakan mesin BNI Sonic ini agar dapat terdeteksi sebagai  warga negara Indonesia yang sah. Dalam prosesnya, tidak perlu lagi ada sesi wawancara dengan petugas customer service BNI, cukup menggunakan biometrik atau sidik jari untuk mengidentifikasi nasabah sebagai pengganti proses know your customer (KYC).

Hanya butuh waktu 3 menit sampai rekening jadi. Pengguna juga dapat memilih langsung jenis rekening, mulai dari rekening BNI Taplus, BNI Taplus Muda, hingga BNI Taplus Bisnis. Keunggulan lainnya, pengguna juga dapat memilih jenis kartu, bisa kartu Platinum ataupun Gold, menyesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, pengguna juga bisa langsung mengaktifkan internet banking melalui mesin BNI Sonic.

“BNI Sonic sudah dipayungi regulasi oleh OJK dan sudah mendapatkan penghargaan dari Muri sebagai pembukaan rekening tabungan tercepat melalui opening account machine. Saat dilakukan tes, BNI Sonic hanya membutuhkan 2 menit 40 detik saja untuk membuka rekening tabungan.

Tahun ini BNI bertahap akan menambahkan mesin tersebut untuk disebar ke beberapa lokasi di Indonesia sehingga turut membantu pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BNI,” ujar Meiliana.

Meiliana menambahkan bahwa BNI telah mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar 16,8% YoY, yakni dari Rp492,90 triliun pada akhir Maret 2018 menjadi Rp575,75 triliun pada Maret 2019. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya