Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan merekolasi gerbang tol (GT) Cikarang Utama di KM 29 tol Jakarta-Cikampek ke GT Cikampek Utama di KM 70 dan GT Kalihurip Utama di KM 67.
GT Cikampek Utama di KM 70 nantinya akan melayani transaksi pembayaran kendaraan menuju Palimanan. Adapun GT Kalihurip Utama di KM 67 atau terletak di ruas Tol Cipularang, akan melayani transaksi pembayaran menuju Cileunyi.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PU-Pera, Danang Parikesit menegaskan pemindahan gerbang tol tidak menimbulkan perubahan atau penambahan tarif. Langkah itu dilakukan murni untuk mengurai kepadatan volume kendaraan di GT Cikarang Utama.
"Tidak ada perubahan tarif karena selama ini transaksi di GT Cikarang Utama hanya tap kartu saja. Ini dilakukan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek terutama saat musim mudik nanti," ujar Danang, Selasa (23/4).
Relokasi gerbang tol ditargetkan selesai sebelum arus mudik Lebaran 2019, yang diperkirakan mulai terjadi pada 26 Mei atau H-10 Idul Fitri.
Adapun jumlah gerbang tol yang akan dibangun sebanyak 15 gardu masuk dan 15 gardu keluar.
baca juga: Cianjur Segera Punya Jalan Tol
Saat ini sistem transaksi pembayaran pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek terdiri dari dua jenis transaksi. Yaitu sistem transaksi terbuka pada ruas Jakarta-Cikarang Barat, dan transaksi tertutup pada ruas Cikarang Barat-Cikampek dilakukan pada GT Cikarang Utama.
Skema itu menimbulkan antrean panjang di gerbang tol. Demikian pula untuk para pengguna tol Cikampek menuju Bandung maupun Palimanan. Mereka harus antre saat transaksi sehingga menambah kepadatan di GT Cikarang Utama.
"Setelah relokasi, semua sistem transaksi pembayaran tol Jakarta-Cikampek akan menjadi terbuka keseluruhan," pungkasnya. (OL-3)
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
INDONESIA Investment Authority (INA) berkomitmen bukan hanya sebagai penyedia modal, melainkan juga sebagai agen perubahan tata kelola dan operasional di proyek-proyek strategis.
Pembukaan fungsional ruas tol Sibanceh Seksi 1 ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat.
Ia menjelaskan, saat ini belum terdapat jalur alternatif arteri karena kawasan sekitar masih tergenang.
Pembangunan Tol Layang Cikunir-Karawaci senilai Rp37 triliun diharapkan membuka ribuan lapangan kerja dan meningkatkan konektivitas Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved