Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Berbagai Sentimen Positif Beri Peluang Penguatan Rupiah

Atalya Puspa
22/4/2019 13:39
Berbagai Sentimen Positif Beri Peluang Penguatan Rupiah
Penyedia jasa tukar uang menata lembaran mata uang dolar AS di Taman Topi, Bogor, Jawa Barat.( ANTARA/Aditya Pradana Putra)

SETELAH mengalami penguatan selama 4 hari berturut-turut, rupiah melemah ke level 14.093 per dolar Amerika Serikat pada Senin (22/4) seperti dilansir dari Bloomberg.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyatakan hal tersebut merupakan pengaruh dari aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar.

"Sejalan dengan aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar, rupiah memangkas penguatannya dan menutup perdagangan minggu lalu di level 14.045 per dollar," katanya, Senin (22/4).

Namun, dirinya mengungkapkan rupiah masih berpeluang besar menguat, mengingat sentimen positif datang dari dalam hingga luar negeri.

Baca juga: Rupiah Tunggu Hasil Pemilu

Dari dalam negeri, sentimen positif timbul dari hasil quick count dan penghitungan suara sementara KPU, dengan pasangan pertahana kembali memenangkan pilpres.

Sementara itu, rilis data ekonomi AS pada Kamis (18/4) dan Jumat (19/4) yang relatif bervariasi dengan retail sales advance yang meningkat pada Maret meskipun indeks PMI service, manufacturing dan composite tercatat turun dibandingkan bulan sebelumnya.

"Dengan mempertimbangkan sentimen positif dari hasil quick count pilpres, serta rilis data ekonomi AS yang bervariasi, nilai tukar rupiah diperkirakan stabil di rentang 14.000-14.100 per dollar," tukasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya