Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP riset dari DBS Bank, bank beraset terbesar di Asia Tenggara, memperkirakan aliran modal asing akan semakin membanjiri pasar saham Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mencapai level 6.900 pada tahun ini.
“Kami menegaskan peringkat overweight kami untuk Indonesia dan meningkatkan target IHSG kami dari 6.500 menjadi 6.900 berdasarkan atas perkiraan keuntungan 16 kali dalam 12 bulan ke depan,” kata Joanne Goh, Equity Strategist dan Philip Wee, FX (Foreign Exchange) Strategist dari DBS Group Research mengirimkan kesimpulan analisisnya yang diterima Antara pekan lalu.
Joanne, yang merujuk pada hasil hitung cepat (quick count) oleh lima lembaga survei di Indonesia, memperkirakan Joko Widodo sebagai petahana didampingi Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden, kemungkinan besar akan memimpin Indonesia selama 2019-2024.
Jika itu terjadi, pelaku pasar berharap stabilitas perekonomian terjaga dan reformasi struktural perekonomian terjadi.
“Pemodal dapat mengetahui apa yang bisa diharapkan berdasarkan atas rekam jejak periode pertama Joko Widodo. Pembangunan infrastruktur akan berlanjut, disertai rencana lebih fokus pada pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Kebijakan lain dari sisi ekonomi yang dinanti pasar ialah pemerataan kekayaan dan pengembangan desa di luar Pulau Jawa.
Kemudian rencana Jokowi untuk melanjutkan reformasi birokrasi dan menarik lebih banyak investasi manufaktur untuk mengurangi ketergantungan sumber daya alam dan mineral.
“Kami yakin bahwa pemodal akan memberikan tanggapan positif terhadap hasil pemilu. Selama masa jabatannya (Jokowi), Indonesia berhasil menaikkan peringkatnya menjadi peringkat investasi dan berhasil melalui krisis mata uang pasar negara berkembang dalam skala kecil pada 2018 tanpa menimbulkan banyak dampak negatif pada pertumbuhan serta sistem keuangan,” ujarnya.
Pada penutupan perdagangan pekan lalu, IHSG menguat 25,68 poin atau 0,4% ke posisi 6.507,22. Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp1,4 triliun.
Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menjelaskan pelaksanaan pesta demokrasi yang berjalan kondusif membawa IHSG menuju tren positif baik jangka pendek maupun panjang.
Adapun Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonom Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat, mengingatkan agar investor tidak terlena dengan sentimen pemilu sebab masih terdapat sentimen lain yang juga harus diperhatikan, di antaranya laporan kinerja keuangan emiten, kebijakan pemerintah dalam perbaikan defisit transaksi berjalan hingga kabinet baru. (E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved