Jumat 22 Maret 2019, 19:25 WIB

Impor Bawang Putih Bulog Perlu Dikaji Ulang

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Impor Bawang Putih Bulog Perlu Dikaji Ulang

Ilustrasi -- . ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Pekerja mengangkat karung berisi bawang putih impor di Tegal, Jawa Tengah, Kamis (21/5).

 

CENTER for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai pemerintah perlu mengkaji ulang penunjukan Perum Bulog sebagai importir bawang putih. Selain menambah beban perseroan yang selama ini sudah menjalankan tugas importasi beras, jagung dan daging kerbau, penugasan itu juga menciptakan ketidakadilan dalam dunia usaha.

Pasalnya, karena bersifat penugasan langsung, Bulog menjadi tidak dikenai kewajiban tanam sebesar 5% dari total bawang putih yang diimpor.

Baca juga: Perum Bulog Tengah Lengkapi Persayaratan Impor Bawang Putih

Padahal, sebelumnya, perusahaan importir swasta dikenai wajib tanam untuk mendapatkan rekomendasi dan izin impor. Kebijakan itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2017.

"Ini akan menimbulkan persaingan yang tidak sehat karena sampai saat ini pun regulasi itu tidak diubah. Pihak swasta tetap harus mematuhi ketentuan tersebut," ujar Assyifa Szami Ilman melalui keterangan resmi, Jumat (22/3).

Importir bawang putih, selain Bulog, harus menghadapi struktur biaya tanam yang cukup besar. Belum lagi, mereka memiliki beban bagi hasil kepada petani bawang putih. Tantangan-tantangan itu pada kenyataannya tidak harus ditanggung Bulog melalui penunjukkan impor sebesar 100.000 ton.

Jika memang perlu tindakan impor sesegera mungkin untuk menstabilkan harga, sebaiknya pemerintah turut mengikutsertakan importir lain dalam mendatangkan bawang putih dari luar negeri.

"Pada dasarnya, siapapun yang mengimpor dapat membantu menurunkan harga bawang putih jika saja tidak perlu ada wajib tanam," ucapnya. (OL-6)

Baca Juga

Antara/HO BNBR

Realisasikan Investasi RI-Inggris, Bahlil bakal Bentuk Tim Khusus

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:25 WIB
“Saya pikir kita perlu membuat tim khusus untuk merealisasikan kerja sama ini yang akan kita teken saat Konferensi Tingkat Tinggi...
Dok. Pribadi

Konsep Aparthouse Manjakan Konsumen dengan Rumah Berkonsep Apartemen

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:19 WIB
Konsep aparthouse menggabungkan rumah tapak dengan nuansa apartemen, serta status kepemilikan sertifikat hak milik...
Dok. Kemendag

Lutfi Ajak Peserta WEF Kembali ke Prinsip-Prinsip Perdagangan untuk Sejahterakan Masyarakat

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:40 WIB
“Ini saatnya bagi dunia untuk kembali ke perdagangan. Perdagangan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan melawan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya