Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menargetkan penggunaan aspal berbahan dasar karet pada 93,66 kilometer (km) penanganan jalan nasional pada tahun ini.
Jalan sepanjang itu diproyeksikan membutuhkan aspal karet sebesar 2.542 ton. Adapun, karet alam yang dibutuhkan di dalam campuran itu ialah 178 ton.
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengungkapkan penggunaan karet alam akan membuat kualitas aspal semakin baik sehingga kekerasan dan ketahanan jalan akan berlangsung lebih lama.
“Aspal karet memiliki tingkat perkerasan lebih baik, tidak mudah meninggalkan jejak roda pada saat aspal basah, dan daya tahan lebih tinggi dibanding aspal biasa,” ujar Basuki melalui keterangan resmi, Selasa (12/3).
Pemerintah, pada tahun ini, pun telah memprogramkan pembelian bahan olahan karet rakyat (bokar) yang terpisah dari beberapa provinsi.
Baca juga: Produk Tembakau Alternatif Perlu Regulasi Khusus
Dari Sumatra Selatan, pembelian bokar direncanakan sebanyak 1.096 ton dari 13.300 petani dengan harga Rp8.500 per kilogram (kg).
Hingga awal Maret, telah terealisasi penyerapan sebanyak 170 ton dari 1.578 petani.
Dari Jambi, sepanjang tahun ini, pemerintah memasang target membeli 586 ton bokar dari 7.700 petani. Per Maret, sudah terealisasi 24,55 ton dari 205 petani.
Kemudian di Lampung, ditargetkan pembelian sebanyak 835 ton dari 11.000 petani dan baru terealisasi 20 ton dari 139 petani
Selain untuk meningkatkan kualitas jalan nasional, penggunaan karet sebagai bahan baku aspal dimaksudkan untuk menjaga harga komoditas itu di tingkat petani.
Harga karet dunia mengalami penurunan dan saat ini hanya berada di kisaran Rp5.000 per kg. Hal itu menjadi persolan lantaran sebagian besar karet nasional ditujukan untuk keperluan ekspor.
Maka dari itu, pemerintah mencoba untuk lebih mengoptimalkan peran karet untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri sehingga Indonesia tidak hanya bergantung dari pasar internasional.
Pada tahun lalu, penggunaan aspal karet baru sebatas uji coba pada jalan sepanjang 4,37 km di ruas Muara Beliti-Tebing Tinggi, Sumatra Selatan. (OL-2)
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
SUB Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV menyebut capaian komoditas non core (bukan inti) teh dan karet meraih laba positif untuk pertama kali sejak 1996.
Plastic & Rubber Indonesia menjadi wujud komitmen Pamerindo dalam mendukung petumbuhan dan penguatan industri nasional.
Pemerintah bakal memperluas peran BPDPKS. Ke depan, lembaga itu tidak hanya mengurusi dana sawit saja, tetapi juga produk perkebunan lain seperti kelapa, kakao, dan karet.
PTPN melakukan pengiriman perdana karet alam berkelanjutan yang telah melalui proses due diligence sesuai aturan bebas deforestasi Uni Eropa.
Materi mengenai contoh benda elastis ini biasanya akan muncul pada tingkat Sekolah Dasar (SD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved