Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf menyatakan pihaknya bakal lebih agresif melaksanakan kegiatan eksplorasi migas demi menemukan cadangan-cadangan baru. Hal itu menyikapi investasi di sektor migas yang cenderung menurun.
"Melihat investasi dari luar yang lesu kita harus membalasnya dengan agresif, dalam artian kita ingin menunjukan bahwa kita masih bisa menemukan ekplorasi dan meningkatkan produksi, " ungkap Nanang dalam media briefing, di Jakarta, Selasa (22/1).
Dengan agresivitas eksplorasi maupun produksi, Pertamina EP ingin menunjukkan kepada investor bahwa ternyata masih ada peluang untuk penemuan baru dari cadangan-cadangan migas maupun produksi dari lapangan yang ada.
Pertamina EP mencatatkan kinerja positif pada 2018 yang terlihat berdasarkan data sampai dengan akhir Desember. Tercatat produksi minyak Pertamina EP adalah 79.690 barel per hari (BOPD) atau 96% dari target awal 83.000 BOPD.
Kemudian, produksi gas Pertamina EP mencapai 1.017 juta kaki kubik per hari ((MMSCFD) atau 103% dari target 986 MMSCFD. Total produksi minyak dan gas tercatat 255 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD) atau 101% dari target 253 MBOEPD.
Tahun ini Pertamina EP mengebor 102 sumur, yakni 94 sumur pengembangan dan delapan sumur eksplorasi. Jumlah itu meningkat dari tahun lalu dimana hanya 84 sumur. Pertamina EP juga akan menyelesaikan sejumlah proyek lanjutan tahun ini seperti Bambu Besar dan juga Akasia Bagus di Jawa Barat
Nanang mengatakan Pertamina EP ingin memberikan contoh bahwa perudahaan tersebut memiliki banyak peluang dan potensi yang dikembangkan asalkan mau bergerak agresif. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved