Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) bersama dengan Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia (ABAPERDI) meluncurkan program kampanye nasional atau National Campaign Reksa Dana 2019 di Jakarta, Selasa (22/1).
Ketua Presidium Dewan APRDI, Prihatmo Hari, mengatakan program kampanye nasional reksa dana tersebut disusun sedemikian rupa agar edukasi reksa dana dapat dilakukan secara berkesinambungan, masif, dan menyajikan materi-materi yang mudah diakses oleh masyarakat.
"Oleh karena itu, kami memfokuskan pada penggunaan media komunikasi digital, namun tetap memberikan kesempatan tatap muka bagi calon-calon investor yang berminat memperdalam pengetahuan mengenai reksa dana," ujar Hari.
Ia menjelaskan peluncuran ini mengawali serangkaian aktivitas edukasi produk reksa dana yang akan dilakukan berkesinambungan selama 2019.
Inti kegiatan kampanye tersebut terdiri dari kampanye digital melalui situs mikro, akun media sosial, dan serial acara bincang-bincang (talk show) di IDX Channel.
Baca juga: Minat Investasi Reksa Dana Masih Tinggi
Lalu, ada kegiatan tatap muka dengan investor potensial reksa dana melalui program sekolah reksa dana dan kuliah umum reksa dana, serta acara puncak berupa festival reksa dana 2019 pada kuartal III-2019.
National Campaign Reksa Dana 2019 didukung secara penuh oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan hingga akhir 2018 lalu, jumlah investor reksa dana mencapai sekitar 994.000 investor, meningkat 59,72% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Hal tersebut menunjukkan reksa dana menjadi produk yang terus diminati investor, kita perlu jaga momentum ini. Selain itu, agar lebih dikenal oleh generasi muda, perlu kampanye program dengan sosialisasi dan edukasi yang terpadu. Terus berikan edukasi bagi calon investor yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka," ujar Hasan. (OL-3)
DI tengah dinamika pasar global dan domestik yang tidak menentu, investor dihadapkan pada tantangan untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan peluang.
OJK bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi mengintegrasikan sistem perizinan dan pendaftaran reksa dana untuk meningkatkan efisiensi administrasi di pasar modal.
Indonesia berada di ambang peluncuran instrumen investasi syariah baru yang diprediksi mengubah lanskap ekosistem emas nasional: Reksa Dana Bursa (RDB) Emas Syariah perdana.
STAR Asset Management (STAR AM) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank Sinarmas terkait penyediaan fasilitas kredit bagi produk Reksa Dana STAR Stable Income Fund.
IIM terus memperluas cakupan dan pendalaman manfaat program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dampak sosial berkelanjutan.
Pergeseran Perspektif Gen Z Pengaruhi Keputusan Berinvestasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved