Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Mentan Minta Kementerian ATR Verifikasi Ulang Luas Baku Sawah

Andhika Prasetyo
21/1/2019 14:40
Mentan Minta Kementerian ATR Verifikasi Ulang Luas Baku Sawah
(MI/Panca Syurkani)

MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman masih terus berupaya mempertahankan data luas baku sawah terdahulu. Ia mengatakan telah mengirim surat ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) untuk melakukan verifikasi ulang terhadap luas baku sawah di beberapa daerah.

Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Kementerian ATR yang dikerjasamakan dengan Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi penyusutan lahan sawah signifikan di sebagian daerah sentra padi.

"Percayakan kepada kami dulu, kami meminta verifikasi ulang kepada BPN (Kementerian ATR). Kalau memang data itu benar-benar valid, ya kami bereskan," ujar Amran saat rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (21/1).

Kementan, lanjutnya, tidak bisa membiarkan para petani sengsara lantaran anggaran untuk berbagai program pengembangan dan peningkatan produksi yang seharusnya menjadi hak mereka dipangkas karena adanya kebijakan baru.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kementerian ATR bersama BPS telah mengeluarkan data luas baku sawah terbaru yang dihimpun dengan metode Kerangka Sampel Area (KSA). Pada data anyar itu disebutkan luas baku sawah di Tanah Air hanya 7,1 juta hektare (ha), jauh di bawah data luas sawah lama yang mencapai 8,1 juta ha. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya