Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Revaluasi Aset BUMN Masuk Finalisasi

Jessica Restiana Sihite
11/12/2015 00:00
Revaluasi Aset BUMN Masuk Finalisasi
(Rini-ANTARA-Akbar-Nugroho-Gumay))
Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan pihaknya tengah memfinalisasi proses revaluasi aset BUMN yang akan dilakukan tahun ini. Saat ini, pemerintah juga sedang menyiapkan proses verifikasi dari revaluasi aset yang akan dilakukan akuntan.

"Sedang dalam proses finalisasi karena memang kita sedang melihat beberapa yang akan melakukan revaluasi. Jadi kita melihat satu persatu tidak terlepas dari revaluasi, harus sudah diverifikasi sama perusahaan akuntasi. Ini yang sedang disiapkan," ungkap Rini ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11/12).

Rini mencetuskan potensi pajak yang akan diperoleh negara dari revaluasi aset BUMN pun masih sedang dihitung. Namun, ia menaksir pajak dari revaluasi aset bank BUMN sudah mencapai Rp1 triliun.

Sementara itu, PT Pertamina (persero) belum akan melakukan revaluasi aset pada tahun ini. Pasalnya, aset-asetnya masih tengah dihitung dan diperkirakan baru bisa kelar pada awal sampai pertengahan tahun depan.

"Tahun ini belum karena kita tidak cukup waktu. Cuma tinggal 2-3 minggu. Mulai tahun depan, awal atau pertengahan tahun depan," ucap Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman.

Aset yang akan direvaluasi ialah kilang revitalisasi, yakni yang masuk dalam Refinery Development Master Plan (RDMP). Selain itu, Arief mencetuskan pihaknya juga akan melakukan revaluasi aset anak usahanya yang bergerak di sektor properti, PT Patra Jasa. Sayangnya, ia enggan menyebut nilai dari seluruh aset yang akan direvaluasi. Namun, total aset Pertamina secara keseluruhan mencapai US$50 miliar.

"Itu kilang,dalam konteks kita membangun JV di kilang. Jadi, itu mau tidak mau kita revaluasi. Kalau yang lainnya mungkin di anak usaha properti kita, Patra Jasa," ungkap Arief.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya