Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PORSI investasi saham pada portofolio industri dana pensiun yang diinvestasikan di BEI baru sekitar 12% dari total kelolaannya di berbagai instrumen investasi. Oleh karena itu, potensi untuk peningkatan investasi masih cukup besar.
“Angka investasi tersebut masih jauh jika dibandingkan dengan praktik investasi dana pensiun di negara lain yang porsinya di saham mencapai rata-rata 46%,” ujar Hasan di gedung BEI, Jakarta, Kamis (1/11), dalam seminar bertema Sinergi ADPI dan BEI Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Dana Pensiun Melalui Investasi pada Saham.
Demikian juga, dari sisi total aset dana pensiun di Indonesia yang tercatat baru mencapai Rp250 triliun atau 1,7% dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Jumlah tersebut masih relatif minim jika dibandingkan dengan rasio total aset dana pensiun di beberapa bursa dunia yang bahkan melampaui PDB.
Hal tersebut disebabkan salah satunya adalah masih minimnya pemahaman karakteristik investasi di produk saham terutama pada pengurus dan dewan pengawas dana pensiun.
Selain itu, masih minimnya pemahaman investasi saham para pendiri dana pensiun juga berakibat pada pembatasan investasi di instrumen saham baik secara swakelola maupun melalui manajer investasi dalam bentuk Kontrak Pengelolaan Dana (KPD).
Padahal di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan arahan melalui Peraturan OJK nomor 03/POJK.05/2015 tentang Investasi Dana Pensiun. Jumlah instrumen investasi yang diperkenankan sebanyak 17 jenis yang salah satunya pada instrumen saham di BEI dengan batasan sesuai arahan investasi tiap pengelola dana pensiun.
Meski demikian, tentu sisi positifnya adalah, porsi investasi dana pensiun Indonesia di instrumen investasi saham masih memiliki banyak ruang untuk tumbuh. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved