Sabtu 13 Oktober 2018, 14:15 WIB

Kesepakatan Investasi dalam IMF-WB bisa Dongkrak Rupiah

Nur Aivanni | Ekonomi
Kesepakatan Investasi dalam IMF-WB bisa Dongkrak Rupiah

ANTARA

 

KESEPAKATAN kerja sama investasi dan pembiayaan yang diteken antara 14 perusahaan BUMN dengan investor dan lembaga keuangan dalam rangkaian acara pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia 2018 (IMF-WBG) di Nusa Dua, Bali, bisa berdampak positif terhadap nilai tukar rupiah ke depannya.

Ekonom Indef Bhima Yudistira Adhinegara mengatakan jika komitmen investasi senilai US$123,5 miliar atau sekitar Rp202 triliun tersebut dapat terealisasi, itu akan membuat nilai tukar rupiah semakin menguat. Apalagi, ditambah dengan pengembangan bidang pariwisata sekitar Rp46 triliun dan pinjaman rehabilitasi bencana alam yang nilainya pun cukup besar.

"Jika komitmen tersebut berhasil terealisasi tentu penyerapan tenaga kerja, output perekonomian dan stabilisasi Rupiah dalam jangka panjang semakin meningkat," katanya kepada Media Indonesia, Sabtu (13/10).

Bhima mengutarakan memang butuh waktu jangka panjang agar rupiah bisa kembali menguat dengan adanya komitmen investasi tersebut. Pasalnya, butuh proses dari sebuah komitmen untuk kemudian direalisasikan.

Jika komitmen tersebut berhasil direalisasikan, kata dia, para investor kemudian akan menukarkan dolarnya ke dalam mata uang rupiah. Dengan begitu, permintaan rupiah pun akan meningkat. 

"Jika direalisasikan semua, imbasnya sangat positif ke rupiah. Setidaknya bisa ditekan di bawah Rp15.000 (per dolar AS)," katanya.

Tak hanya itu, kata Bhima, pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam forum di IMF-WB pun memberikan sentimen positif. Pasalnya, Jokowi mengajak seluruh negara di dunia khususnya negara maju untuk mengedepankan kooperasi dan koordinasi dalam melawan ketidakpastian ekonomi global.

"Harapannya pertemuan di Bali bisa menjadi titik awal kestabilan baru kebijakan fiskal dan moneter dunia. Itu juga cukup positif, meskipun catatannya investor masih melihat data-data fundamental dalam keputusan berinvestasinya," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan

Produk UMKM Ingin Diekspor, Teten : Daya Saing Produk Ditingkatkan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:21 WIB
“Untuk memperbesar kapasitas UMKM agar berkontribusi dalam ekspor nasional, KemenKopUKM tahun ini akan mendorong UMKM masuk ke sektor...
Ilustrasi

PGN Kembangkan Digitalisasi untuk Optimalkan Usaha

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:18 WIB
Saat ini, PGN telah memiliki sistem informasi yang mengintegrasikan seluruh anak usaha sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas...
Ist

Produk Perawatan Kulit Ini Tebar Promo Belanja Online

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 22:35 WIB
Produk unggulan yang ditawarkan meliputi produk pemenang Glowpick Award...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya