Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Direktur Departmen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Fadjar Majardi mengatakan kebijakan BI yang kembali menaikkan suku bunga acuan hingga 25 basis poin menjadi 5,5% dilakukan bukan semata-mata merespons gejolak ekonomi di Turki.
Kebijakan menaikkan suku bunga acuan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ketidakpastian global yang terjadi saat ini seperti terjadinya konflik dagang dan perang kebijakan antara negara satu dan negara lainnya.
"Untuk menghadapi ketidakpastian global itu, maka BI harus pertahankan daya tarik keuangan domestik. Salah satunya ialah meningkatkan suku bunga untuk menarik investor ke dalam negeri," kata Fadjar di sela-sela pelatihan wartawan ekonomi triwulan III 2018, di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (24/8).
Menurut dia, hal itu juga dilakukan beberapa negara di dunia yang menaikkan suku bunga acuan di triwulan II tahun ini.
"Bahkan di Turki, pada triwulan II menaikkan suku bunga hingga 1.000 basis poin atau sekitar 10%," kata dia. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved