Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Jonan: Mestinya Pertamina Besarkan Industri Kimia Sejak Lama

Erandhi Hutomo Saputra
25/4/2018 20:15
Jonan: Mestinya Pertamina Besarkan Industri Kimia Sejak Lama
( ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf)

TEKNOLOGI yang kian berkembang membuat pemerintah menetapkan lima sektor industri sebagai pionir dalam industry 4.0 yakni otomotif, makanan dan minuman, elektronik, kimia, dan tekstil. Khusus industri otomotif, pengembangan mobil bertenaga listrik akan semakin masif.

Mau tidak mau, hal itu akan berpengaruh pada bisnis jual beli BBM yang dilakukan PT Pertamina (Persero). Dengan alasan tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan pun mendorong agar Pertamina mulai serius mengembangkan sektor industri kimia dengan produk petrochemical.

Petrochemical ialah suatu produk atau bahan kimia yang diperoleh dari hasil pengolahan bahan bakar fosil. Hal itu menurut Jonan agar bisnis Pertamina selaras dengan program Making Indonesia 4.0

"Presiden katakan ada lima industri yang fokus di industri 4,0, kalau untuk otomotif, kalau mobil listrik masuk bagaimana? Ini tantangan, kalau nanti kilangnya, produksinya makin lama makin berkurang market sharenya ya buat industri kimia," ujar Jonan dalam acara Pertamina Digital Expo di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Rabu (25/4).

Semestinya, kata Jonan, Pertamina sudah bisa membesarkan industri kimia sejak lama. Namun hal itu belum terlalu nampak hingga kini.

"Pak Prajogo Pangestu pernah ke saya, dia cerita buat Chandra Asri 30 tahun lalu, dia tidak sekolah (tinggi) cuma SMK, lalu dia tanya kalau direksi Pertamina sekolah apa? Saya bilang saya enggak tahu," sindir Jonan.

Perubahan tersebut menurutnya sudah menjadi keniscayaan dan menjadi tantangan besar bagi Pertamina.

Dalam kesempatan itu Jonan juga meminta Pertamina untuk memanfaatkan digitalisasi tidak hanya untuk mengefisiensi proses bisnis, tetapi juga memitigasi resiko. Sebab bisnis upstream selalu penuh risiko.

"Saya tidak mau dengar ada lagi kecelakaan (seperti) tumpahan minyak di Balikpapan," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya