Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Nilai Fundamental Rupiah di Posisi 13.800

Erandhi Hutomo Saputra
24/4/2018 16:50
Nilai Fundamental Rupiah di Posisi 13.800
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

DIREKTUR Penelitian Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah berpendapat pelemahan rupiah yang hampir menyentuh Rp14.000 tidak perlu dikhawatirkan. Sebab ia yakin Bank Indonesia (BI) dengan intervensi di pasar uang akan mampu mengembalikan rupiah di nilai fundamental yakni Rp13.800 per dolar AS.

"Perkiraan saya (nilai fundamental) mentok di Rp13.800 per dollar AS," ujar Piter dalam diskusi bertajuk Mitigasi dini untuk mencapai target pertumbuhan di Jakarta, Selasa (24/4).

Ia yakin pelemahan rupiah tidak akan melebihi Rp14.000 karena cadangan devisa BI yang lebih dari cukup. Diketahui cadev BI saat ini sebesar US$126 miliar. Cadev BI tersebut setara 7,9-7,7 bulan impor, atau berada di atas kecukupan internasional sebanyak 3 bulan impor.

"Kalau berkurang bahkan US$20 miliar, no problem," ungkapnya

Intervensi BI tersebut menurutnya penting untuk menjaga keyakinan pasar dan menghindari kepanikan. "Sehingga bulan depan pada saat menjelang The Fed memutuskan menahan atau menaikkan suku bunga, pasar tidak panik lagi," tukasnya.

Jika BI mampu membawa rupiah ke nilai fundamental Rp13.800 per dollar AS dan inflasi terjaga, Piter yakin, BI akan mempertahankan suku bunganya di angka 4,25 meskipun The Fed sebaliknya.

"BI punya modal untuk tahan suku bunga di level bawah, itu dipengaruhi manajemen nilai tukar dan inflasi," pungkasnya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya