Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Lewat Kafe, Pegadaian Jaring Generasi Milenial

Cahya Mulyana
05/4/2018 21:15
Lewat Kafe, Pegadaian Jaring Generasi Milenial
(MI/Cahya Mulyana)

PT Pegadaian (persero) melakukan inovasi dan produk-produk kreatif untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup anak muda yang mendominasi segmen nasabahnya, dengan meluncurkan The Gade Coffe and Gold yang ditargetkan berada di seluruh kantor wilayah. Calon dan nasabah tetap bisa menikmati menu yang disediakan sambil mengajukan permohonan gadai dan produk pegadaian lain.

"Saat ini sebanyak 68% dari total nasabah Pegadaian yang mencapai 9,5 juta jiwa merupakan individu yang termasuk  produktif di bawah usia 45 tahun. Mereka umumnya memiliki  kebiasaan ngopi atau bahkan ngantor di kafe dengan begitu kita sediakan The Gade supaya mereka lebih nyaman dan lebih dekat dengan Pegadaian," ungkap Direktur Utama Pegadaian Sunarso pada peluncuran The Gade Coffe and Gold yang pertama di Kantor Pegadaian Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (5/4).

Menurut dia,  The Gade Coffee dan Gold didirikan untuk makin mendekatkan Pegadaian dan mengajak kids zaman now agar tidak alasan menjauhi gadai. Kemudian mengoptimalkan aset supaya Pegadaian dapat lebih mudah mencapai target keuangan dan nasabah.?

"Kehadiran The Gade ini untuk menjawab kebutuhan anak-anak zaman now, yang suka kumpul dengan teman-temannya di kafe. Sekaligus kami memperkenalkan berbagai produk Pegadaian yang bisa mereka nikmati, termasuk pinjaman tanpa bunga," paparnya.

Sunarso menegaskam bahwa Pegadaian bukan ingin mengembangkan bisnis kafe. Tetapi The Gade ditujukan untuk menambah kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi dan dalam rangka literasi produk-produk keuangan yang ada di Pegadaian. 

"Jadi sebagian masyarakat yang masih malu-malu datang di outlet dapat melakukan transaksi di kafe. Agen kami akan melayani transaksi mulai pukul 10.00 sampai 22.00 malam. Barista The Gade Coffee juga akan merangkap sebagai Agen Pegadaian," terangnya.

Ia menyatakan, anggaran untuk membangun kafe di seluruh kantor wilayah sudah dialokasikan sebesar Rp12 miliar. Jumlah tersebut sudah cukup untuk membangun masing-masing 3 buah kafe di setiap kantor wilapayah Pegadaian.

Sunarso menjelaskan, seluruh operasional kafe akan ditangani anak usaha Pegadaian, PT Pesona Indonesia supaya seluruh pelayanan yang disediakan termasuk kopi dengan kualitas terbaik berikut baristanya. Menu yang disediakan sejauh ini yakni ?Blue Raung (Ijen), Gayo, Toraja dan speciality coffee yang disajikan harus mendapatkan skor minimal 80. 

"The Gade juga  akan dibuka di Kantor Wilayah Pegadaian lainnya, targetnya 12 wilayah sudah punya kafe sesaat sebelum pagelaran piala dunia mulai. Dengan begitu kafe ini bisa menjadi ruang berkumpulnya masyarakat untuk menyaksikan piala dunia," katanya.

Pada kesempatan sama Direktur Produk Harianto Widodo menyatakan bahwa inovasi produk Gadai Tanpa Bunga ini  dirancang untuk meningkatkan jumlah nasabah yang ditargetkan naik 2 juta orang pada tahun ini.

“Kami mentargetkan pada tahun ini jumlah nasabah naik menjadi 11,5 juta orang dari 9,5 juta orang pada tahun 2017. Khusus dari Gadai Tanpa Bunga ini kami mentargetkan dapat meraih 1 juta orang," jelasnya.

Untuk mempermudah dan memperluas akses, tambah Harianto,  layanan Pegadaian Digital Services (PDS) juga siap melayani mereka yang sibuk dan memiliki mobilitas tinggi, selain sistem keagenan yang juga dipermudah. "Dengan sistem ini target kami di akhir tahun 2018 memiliki 6.000 agen yang tersebar di seluruh Indonesia?," pungkasnya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya