Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN (Persero) bersama tujuh perguruan tinggi terkemuka di Indonesia menyepakati kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, pengembangan dan penelitian ketenagalistrikan serta inovasi kendaraan listrik. Sinergi itu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan industri ketenagalistrikan nasional terhadap ahli dan komponen impor.
Ketujuh universitas tersebut ialah Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Udayana
"Saya bangga menyaksikan sinergi PLN dengan akademisi dari tujuh perguruan tinggi dengan salah satu programnya magang bersertifikat yang dapat memberikan manfaat langsung kepada kedua belah pihak. Saya mendorong BUMN lain melakukan hal yang sama dengan melibatkan dunia pendidikan sehingga link and match dunia pendidikan dan dunia usaha khususnya BUMN, benar-benar terwujud," terang Menteri BUMN Rini Soemarno saat menyaksikan penandatanganan perjanjian tersebut di Jakarta, Rabu (28/2).
Menurut dia, sebagai badan usaha yang sahamnya dimiliki negara (rakyat), BUMN tak hanya wajib memiliki kinerja dan finansial yang sehat. BUMN juga mesti mampu berperan sebagai agen pembangunan. Dua hal tersebut, kata Rini, akan mudah dipenuhi ketika BUMN mendapatkan bantuan dari seluruh elemen, termasuk perguruan tinggi untuk memperkaya inovasi.
"Makanya kita dorong BUMN lain juga melakukan hal yang sama dengan PLN bersinergi dengan perguruan tinggi. Dengan begitu sinergi bisa menghasilkan banyak prestasi," jelasnya.
Rini menjelaskan kondisi komponen ketenagalistrikan hampir seluruhnya berasal dari impor dan pembangunan pembangkit belum ada yang murni hasil kerja anak bangsa.
Oleh sebab itu, sinergi PLN dengan perguruan tinggi diharapkan mampu mengembangkan inovasi baru di bidang ketenagalistrikan serta mewujudkan kemandirian atas komponen yang selama ini masih bergantung pada produk luar negeri.
"Apalagi kalau nanti elektrifikasi sudah 100% tentunya komponen yang dibutuhkan akan meningkat. Maka sinergi ini harus mampu menciptakan kemandirian melalui komponen buatan dalam negeri untuk semua kebutuhan ketenagalistrikan," kata Rini.
Sinergi PLN dengan tujuh perguruan tinggi terkemuka itu, sebutnya, juga diharapkan mampu menghasilkan banyak produk unggulan melalui program penelitian dan pengembangan.
Dalam salah satu target kerja sama itu, PLN dan perguruan tinggi segera bekerja sama membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2x50 megawatt di Bangka. Ini akan menjadi PLTU pertama yang murni dibangun oleh anak bangsa.
Menteri BUMN menargetkan PLTU tersebut harus selesai 2022. "Dan nantinya menjadi sebuah kebanggaan bahwa kita mampu membangun pembangkit murni oleh putra-putri Bangsa Indonesia . Semoga 2019 sudah bisa dimulai," tutupnya.
Direktur Utama PLN Sofyan Basir menambahkan, PLN sudah lama bercita-cita ingin memiliki pembangkit hasil karya anak bangsa. PLTU Bangka 1A bisa menjadi jalannya karena saat ini proses sudah berjalan dan akan menjadi bukti positif sinergi PLN dengan perguruan tinggi.
Sofyan juga menyatakan inovasi perguruan tinggi sangat ditunggi PLN khususnya terkait teknologi energi batu terbarukan (EBT) yang murah. Landasannya PLN tengah mengupayakan untuk memiliki pembangkit dari energi ramah lingkungan sekaligus menekan ketergantungan energi fosil.
Rektor ITS Joni Hermana mengatakan titik penting dari sebuah jalinan kerja sama ialah pada tahap implementasinya.
"Kami senang dengan dukungan kuat yang diberikan Menteri BUMN untuk sinergi BUMN dan perguruan tinggi. Kami yakin dengan bersinergi kita bisa menghasilkan banyak hal," tegasnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved