Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BLOOMBERG pada Selasa (20/2) waktu setempat atau Rabu (21/2) waktu Indonesia, mengumumkan perubahan pada indeks pendapatan tetap Bloomberg Barclays (Barclays fixed income indices).
Dalam perubahan itu termasuk memasukkan obligasi dalam mata uang rupiah yang memenuhi syarat untuk indeks agregat global (global aggregate index).
Mengutip Bloomberg, 50 IDR-denominated government bonds (INDOGB dan INDOIS) dengan total nilai pasar sebesar US$151,3 miliar yang dilepas akhir Januari lalu akan masuk dalam Global Agregat dan Global Treasury pada awal Mei 2018. Keduanya akan berkontribusi pada tingkat pengembalian indeks mulai 1 Juni 2018.
Kepala Departemen Pengembangan Pendalaman Pasar Keuangan Bank Indonesia Nanang Hendarsah menilai ini merupakan kabar baik bagi Indonesia. Dengan obligasi pemerintah berdenominasi rupiah yang masuk dalam indeks Bloomberg Barclays Index, maka Indonesia akan semakin dilihat investor asing sebagai negara berkembang yang menarik.
Sebagai informasi, indeks ini merupakan acuan yang dipantau manajer investasi seluruh dunia untuk obligasi. Diperkirakan sekitar US$5 miliar-US$7 miliar dana akan masuk ke Indonesia.
"Itu akan menambah kepemilikan SBN yang sekarang sudah 40% dimiliki asing dan menjadi bertambah lagi," ujar Nanang, di Jakarta , Rabu (21/2).
Meski demikian, di satu sisi, juga akan membuat Indonesia menghadapi beberapa gejolak. Bagaimanapun, kata Nanang, Indonesia merupakan small open economy atau pasar keuangan terbuka. Sehingga apa yang terjadi di luar secara langsung akan bertransmisi ke rupiah.
"Untungnya, market kita sudah lebih baik dari 2-3 tahun lalu. Volume pasar valas per Januari-Februari mencapai US$6 miliar-US$7 miliar per hari. Terima kasih kepada eksportir yang terus menyuplai valas. Ini membuat cadangan devisa Bank Indonesia menjadi lebih hemat," ," tukas Nanang.
Karena valas dipasok dari ekportir BI sudah hemat cadangan devisa hingga US$131 miliar. Bank Indonesia siap untuk melakukan stabilisasi kalau terjadi shocked economy meski tidak setiap hari. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved