Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Bandara Kertajati Siap Penuhi Harapan Presiden

Cahya Mulyana
20/2/2018 21:24
Bandara Kertajati Siap Penuhi Harapan Presiden
(ANTARA)

BANDARA Internasional Kertajati terus dikebut pengerjaanya untuk mengejar target penerbangan perdana pada Mei 2018 dan menjadi tempat pemberangkatan haji pada Juli 2018. Target itu sesuai harapan Presiden Joko Widodo.

Saat ini, seluruh pendanan hampir tuntas termasuk dari perusahaan luar negeri yang bergerak di bidang asuransi.

"Pendanaan Kertajati tidak lagi ada masalah dan keinginan Presiden supaya swasta masuk dalam proyek pemerintah itu makin besar," terang Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (20/2).

Ia menyatakan pendanaanya juga mengalir dari Danareksa termasuk perusahaan luar negeri dan penawarannya akan dibuka pekan depan. Dengan begitu proyek tersebut sudah bisa lepas dari persoalan anggaran dan tinggal fokus pada penyelesaian pembangunannya.

"Pokoknya (pemberangkatan) haji pertama kita harapkan mulai beroperasi. Tadi sedang kejar-kejaran untuk perpanjangan runway sudah dilaksanakan oleh AP II. Musim haji mulai Juli tapi penerbangan (bandara kertajati) perdananya Mei," kata dia.

Kertajati kata Luhut akan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya. Termasuk memberikan kemudahan layanan transportasi udara karena posisinya sangat strategis dan akan terhubung dengan sejumlah sarana transportasi lain termasuk kereta cepat.

"Kemudian posisi dia dengan kawasan ekonomi terpadu Karawang-Bekasi-Purwakarta dan dekat dengan Patimban, juga Cirebon dan pinggir tol. Orang Bekasi kalau ke Cengkareng dengan ke Kertajati ya dekatan ke Kertajati," tuturnya.

Luhut juga mengatakan Kertajati akan lebih leluasa untuk dikembangkan dibanding Bandara Internasional Soekaro Hatta karena memiliki lahan yang lebih luas.

"Cengkareng mungkin hanya tiga runway sementara Changi lima runway. Jadi alternatif larinya nanti ke Kertajati atau mungkin nanti dibangun juga di tengah-tengah tergantung ekonomi kita. Karena ekonomi dan industri kita ada di kawasan terpadu yakni Bekasi, Karawang dan Purwakarta, bisa saja nanti ada airport lagi," ungkapnya.

Pada kesempatan sama, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjelaskan pengerjaan Bandara Kertajati sedang dipercepat termasuk penyelesaian terminal penumpang dan perpanjangan runway, sepanjang 500 meter. Kemudian pembangunan akses tol untuk menunjang akses menuju Bandara Kertajati tengah dibangun yakni tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

"Namun untuk sementara pakai Cipali ya, karena akses tol Cisumdawu tuntas 2019," tutupnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya